Oknum Satpam RS. Prima Husada Arogan, Bentak Kades Sebandung, Saat Bawa Tiga Anaknya Berobat

- Redaksi

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana RS. Prima Husada dan Oknum Satpam, Berlokasi di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan (dok. Harianjatim.id)

Suasana RS. Prima Husada dan Oknum Satpam, Berlokasi di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan (dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Insiden yang terjadi di RS. Prima Husada, Jl. Raya Pandaan-Purwosari, tepatnya di Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, antara oknum Satpam dengan pengunjung, dinilai sangat keterlaluan.

Kades Sebandung, Kecamatan Sukorejo. H. Sholeh, saat dimintai keterangan menjelaskan, Kejadaian tersebut bermula, ketika tiga anaknya mengalami kecelakaan, dan membawanya ke RS. Prima Husada.

“Tapi setelah sampai di Prima Husada, oknum satpam (security) dengan inisial RA, dinilai sangat arogan, dengan membentak-bentaknya”, katanya dengan nada geram. Jumat, 21/06/2024

Oknum satpam RA dengan sikap yang sangat arogan mengusir H. Sholeh dengan bahasa yang sangat kasar, dengan nada tinggi dan sangat kurang sopan, mengusirnya “metu, metu, metu (keluar, keluar, keluar) !

Menurut keterangan Rozi, dari Media Lumbung Berita, saat konfirmasi dengan pihak manajemen, bertemu di ruangan fatimah, menanyakan bagaimana kalau begini terus, dulu sebelum kejadian ini, juga ada kabiro dari Lini Indonesia, juga sempat bertengkar dengan satpam.

Masalahnya ada banyak laporan dari pengunjung, yang saudaranya masuk ke RS.Prima Husada, saat menjenguk saudaranya yang sakit, tiba-tiba di depan pintu masuk, ada satpam yang menghadang mereka, dan tidak diperbolehkan masuk, ujarnya.

Baca Juga :  Manipulasi Alamat di Gugatan Cerai, Mantan Istri di Jember Dilaporkan ke Polisi

“Dulu juga ada pengunjung, yang mau menjenguk keluarganya yang sakit, kok dipersulit, akhirnya pengunjung minta didampingi kabiro liniindonesia, untuk bisa menemui keluarganya yang sakit, tetapi sama satpam dengan arogan, dia bilang gak ngoros kamu media, kamu wartawan gak ngoros (nggak peduli kamu media atau wartawan nggak peduli), gertak satpam kepada awak media”, ungkap Rozi.

Baca Juga :  DPP YLBH Sarana Keadilan Rakyat Resmi Umumkan Pembekuan Seluruh Kegiatan Lapangan

Akhirnya dengan dimediasi oleh Piimred Lumbung Berita, Roni, saat koordinasi dengan Humas, RS. Prima Husada (Fevi), meminta agar oknum satpam tersebut diberi sangsi, ataupun diberhentikan.

Humas RS. Prima Husada, Fevi, secara langsung meminta maaf atas insiden tersebut, dan akan segera ditindak lanjuti oleh pihak manajemen.

“Atas nama pihak manajemen RS. Prima Husada, saya meminta maaf atas kejadian tadi, yang menimpa Pak Kades Sebandung, H. Sholeh”, ucapnya. (Red*)

Berita Terkait

DPP YLBH Sarana Keadilan Rakyat Resmi Umumkan Pembekuan Seluruh Kegiatan Lapangan
Marak Stiker LBH di Kendaraan Kredit Macet, DPP YLBH SKR: Itu Bukan Tameng Hukum!
Manipulasi Alamat di Gugatan Cerai, Mantan Istri di Jember Dilaporkan ke Polisi
Tersudut dalam Kasus Pemalsuan Keterangan Alamat, Terlapor AS: “Aktor Intelektualnya SRD!”
Ilegal dan Meresahkan, Tambang Sirtu di Kertosari Digerebek, Satu Orang Diamankan Polres Pasuruan
SKKN 3 PB KOPRI Dinilai Gagal, Tidak Ada Laporan Rinci Dan Terbuka Terkait Peruntukan Dana 600 Ribu
Laporan Eni Saptarini Warga Purwosari, Terus Bergulir, Polisi Panggil Petugas PA Sebagai Saksi
Berita Kehilangan, Dokumen Berharga Milik Suryati Warga Desa Sidomlangean, Kedungpring Lamongan Lenyap 

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:00 WIB

DPP YLBH Sarana Keadilan Rakyat Resmi Umumkan Pembekuan Seluruh Kegiatan Lapangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:34 WIB

Marak Stiker LBH di Kendaraan Kredit Macet, DPP YLBH SKR: Itu Bukan Tameng Hukum!

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:35 WIB

Manipulasi Alamat di Gugatan Cerai, Mantan Istri di Jember Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 20:13 WIB

Tersudut dalam Kasus Pemalsuan Keterangan Alamat, Terlapor AS: “Aktor Intelektualnya SRD!”

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:09 WIB

Ilegal dan Meresahkan, Tambang Sirtu di Kertosari Digerebek, Satu Orang Diamankan Polres Pasuruan

Berita Terbaru