Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman

- Redaksi

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang Harianjatim.id – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2026 yang dinanti – nantikan masyarakat Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang kini tengah berjalan, adapun pada tahun ini Desa Kemiri mendapatkam kuota 500 bidang dari BPN Kabupaten Malang.

Wijiati selaku Kepala Desa Kemiri saat ditemui di kantornya, (Sabtu 06/06/26), menjelaskan bahwa keterbatasan kuota yang diterima dari BPN membuat Pemdes harus selektif untuk memfasilitasi kepada pemohon.

Baca Juga :  Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

“Tahun ini kami dapat kuota 500 bidang dari BPN. Karena keterbatasan kuota, maka Pemdes musyawarah bersama Pokmas dan lembaga desa agar tidak terjadi kesalahpahaman dan gejolak di masyarakat. Maka Program PTSL 2026 ini kami fokuskan pada lahan pemukiman, terutama di Dusun Tempur dan Dusun Kras, untuk dusun lainnya sudah pernah merasakan program serupa pada 1984 dan 2011.(ujarnya).

Sementara itu Ketua Pokmas PTSL Desa Kemiri, Syarianto, juga berharap program tahun ini tuntas tanpa hambatan. PR terbesarnya, masih ada hampir 2000 bidang tanah di desa yang belum bersertifikat.

“Harapannya program PTSL tahun ini berjalan lancar, sukses sesuai harapan kita semua. Semoga tahun depan program seperti ini bisa berkelanjutan. Besar harapan kami kepada pemerintah pusat dan BPN Kabupaten Malang agar kuota terus ditambah,” harap Syarianto.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Dengan fokus ke Dusun Tempur dan Kras, Pemdes menargetkan warga pemukiman yang selama ini belum punya SHM bisa segera mendapat kepastian hukum. Pokmas kini intens mendampingi warga melengkapi berkas agar 500 kuota bisa terserap maksimal dan jika berjalan lancar, PTSL 2026 ini jadi langkah penting untuk menuju Desa Kemiri menuju desa lengkap.(pras)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru