Lomba Layang-layang di Desa Sempol, Malang, Diduga Jadi Kedok Perjudian 

- Redaksi

Selasa, 2 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Lomba Layang-layang, Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, yang diduga sebagai ajang Perjudian (dok. Harianjatim.id)

Suasana Lomba Layang-layang, Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, yang diduga sebagai ajang Perjudian (dok. Harianjatim.id)

Malang, Harianjatim.id – Permainan layang-layang ini, dapat dilakukan secara perorangan atau bersama kawan-kawan. Permainan ini biasanya dilakukan dan digemari oleh anak laki-laki. Tidak ada batasan umur tertentu, umumnya dimainkan oleh anak usia 5 hingga 12 tahun, atau banyak juga permainan ini dimainkan oleh orang dewasa, namun ada juga orang dewasa menyalahgunakannya, permainan ini dengan taruhan atau di jadikan ajang perjudian.

Dari informasi warga adanya permainan layang-layang terindikasi disertai permainan judi, di lapangan Sempol, Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, mereka mengatakan, sistem taruhan permainan judi layang-layang tersebut, yaitu masing-masing pemain layangan, maupun peminat bertaruh antara 500 Ribu hingga 10 juta terhadap ketinggian layangan, di atas kepala dengan hitungan waktu tertentu, misalnya 10 atau 15 menit layangan tersebut sangat tinggi dan tenang, petaruh yang benar yang mendapatkan uang.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

“Sistem taruhannya, masing-masing pemain layangan bertaruh terhadap ketinggian dan ketenangan layangan tersebut, dan dalam hitungan tertentu dimana layangan yang paling tinggi dan tenang adalah pemenangnya,” ungkapnya ke awak media. Selasa (02/07/2024)

Adanya hal ini, awak media mencoba mengkonfirmasi kebenaran, dengan menghubungi orang yang disebut-sebut sebagai mantan ketua panitia lomba layang-layang, dan yang masih berkecimpung inisial TF, tapi sayang hingga berita ini ditayangkan beliaunya enggan berkomentar.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

Namun SN, yang disebut-sebut ketua panitia, saat di konfirmasi melalui aplikasi Whatshappnya, ia mengatakan, maaf bapak, nominal itu sangat mengada-ada ,konfirmasi besok aja pak saat jam kerja, sekali lagi mohon maaf, kiranya berita sangat berlebihan, jadi ada apa dengan Desa kami Sempol, Sekiranya di desa lain banyak perjudian, mungkinkah ada pihak lain yang mau mengambil keuntungan dari hal tersebut, mungkin,”balasnya, Bersambung…(Red*)

Berita Terkait

Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras
Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang
Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!
Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan
Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Siasat “Es Batu & Air Panas” Terbongkar: Polres Pasuruan Gulung Sindikat Suntik LPG Subsidi
Terbukti Ancam Korban dengan Senjata Tajam, Warga Gerbo Divonis 5 Bulan Penjara
Terduga Pelaku Pembacokan di Purwosari Resmi Ditahan, Polisi Pastikan Sudah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:52 WIB

Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang

Kamis, 23 April 2026 - 15:21 WIB

Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!

Selasa, 21 April 2026 - 12:54 WIB

Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan

Senin, 20 April 2026 - 12:12 WIB

Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Berita Terbaru