Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Tradisi tasyakuran Tegal Deso atau Sedekah Bumi yang mengakar kuat di hati masyarakat kembali digelar di Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (16/05/2026).

Acara tahunan yang sakral ini digelar di Pendopo Balai Dusun Manyarsari sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi sekaligus penghormatan terhadap warisan leluhur.

​Acara ini dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Sujatmiko, Camat Dawarblandong Achmad Taufiq, Kepala Desa Gunungsari Susanto, SH., MH., serta jajaran perangkat dan lembaga desa.

Untuk menyemarakkan suasana dan melestarikan budaya, pihak panitia menghadirkan pertunjukan seni Ludruk Budi Wijaya asal Jombang.
​Menariknya, momen sedekah bumi ini juga dibarengi dengan peluncuran (launching) KOPDES / KEL (KDMP) yang diikuti antusias oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

​Dalam sambutannya, Camat Dawarblandong, Achmad Taufiq, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan tradisi ini.

Baca Juga :  Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

“Sedekah bumi bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga perekat sosial yang menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa kasih sayang antar-sesama. Mari kita rawat tradisi ini agar desa kita senantiasa makmur, sejahtera, dijauhkan dari musibah, dan menjadi wilayah yang Baldhatun Thoyibatun Warobbun Ghofur,” ujarnya.

​Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Desa Gunungsari, Susanto. Ia bahkan memberikan kejutan berupa doorprize uang saku bagi warga yang datang lebih awal guna memacu semangat warga. Selain itu, Susanto memuji komitmen warga yang sukses mendukung program Pemdes dengan melunasi pajak 100% di tahun 2026.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

​”Tanpa kerja sama yang kuat dan satu visi dari seluruh lapisan masyarakat, mustahil acara semegah ini bisa terlaksana dengan baik. Terima kasih atas ketulusan warga yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, hingga materi. Semoga ke depan Dusun Manyarsari semakin guyub, rukun, dan sejahtera,” pungkas Susanto.

Berita Terkait

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan
Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar
Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat
DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani
Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45 WIB

Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat

Berita Terbaru