Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

- Redaksi

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Suasana di Dusun Andongbang, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, mendadak mencekam. Warga setempat digegerkan oleh dugaan aksi asusila yang dilakukan seorang kakek terhadap cucunya yang baru berusia 13 tahun. Mirisnya, meski dugaan tindakan bejat tersebut telah mencuat, terduga pelaku dilaporkan masih bebas berkeliaran, memicu keresahan mendalam di tengah masyarakat.

Nasib malang menimpa Bunga (nama samaran), seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang harus kehilangan masa depannya di tangan orang terdekat. Ibu kandung korban, NNF, tak mampu membendung air mata saat menceritakan penderitaan yang dialami putrinya.

Baca Juga :  Pria Asal Kalipucang Tutur Jadi Korban Penganiayaan, Kepalanya Dihantam Tabung Gas, Diduga Dendam Pribadi

​Peristiwa memilukan ini terungkap sekitar sepuluh hari yang lalu. Berdasarkan pengakuan korban, terduga pelaku yang merupakan mertua dari mantan suami NNF, tega merenggut kesucian gadis di bawah umur tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Anak saya mengaku diperkosa. Dia hanya bisa merasakan sakit yang luar biasa. Setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku memberi uang dan mengancam agar anak saya tutup mulut,” ungkap NNF dengan suara bergetar saat ditemui di kediamannya di Dusun Gunungmalang, Desa Tambaksari, Minggu (19/4).

Baca Juga :  Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol

Kejanggalan muncul saat pihak keluarga korban di Andongbang terkesan menutupi kasus ini. SK, salah satu warga setempat, mengungkapkan kekecewaannya atas sikap ayah kandung korban yang seolah-olah membela terduga pelaku, meski pelaku dikabarkan sudah mengakui perbuatannya.

Baca Juga :  Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

​”Ini memalukan. Pelaku sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga ibu korban, tapi ayah kandungnya sendiri malah seolah menutup-nutupi. Kami warga di sini merasa sangat malu dan resah,” tegas SK.

lembaga perlindungan anak untuk segera turun tangan melakukan penjemputan paksa atau proses hukum yang transparan.

​”Kami ingin kampung ini bersih dari predator seksual. Jangan sampai ada korban lain karena kelambanan penanganan,” pungkas warga. (Tim/red*)

Berita Terkait

Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol
Residivis Curanmor Dibekuk, Kapolres Pasuruan Kembalikan Motor Curian Kepada Korban
Pria Asal Kalipucang Tutur Jadi Korban Penganiayaan, Kepalanya Dihantam Tabung Gas, Diduga Dendam Pribadi
Sikat Tiga Kejahatan Jalanan yang Meresahkan, Polres Pasuruan Gulung Komplotan Begal dan Residivis
Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu
Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras
Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang
Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:16 WIB

Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:55 WIB

Pria Asal Kalipucang Tutur Jadi Korban Penganiayaan, Kepalanya Dihantam Tabung Gas, Diduga Dendam Pribadi

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:39 WIB

Sikat Tiga Kejahatan Jalanan yang Meresahkan, Polres Pasuruan Gulung Komplotan Begal dan Residivis

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:37 WIB

Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:52 WIB

Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

Berita Terbaru