Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Keheningan panjang MZR, ayah dari remaja 13 tahun yang menjadi korban pelecehan seksual oleh mertuanya sendiri di Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi, akhirnya pecah. Setelah sempat dihujani kritik tajam dari ibu kandung korban dan warga sekitar, MZR kini angkat bicara untuk meluruskan tudingan yang menyudutkan dirinya.

​Di hadapan awak media, MZR menampik keras isu yang menyebut dirinya “main mata” dengan pelaku atau sengaja menutup-nutupi kasus pilu yang menimpa putrinya, Melati (nama samaran). Ia menegaskan bahwa diamnya selama ini bukanlah bentuk ketidakpedulian, melainkan upaya melindungi mental sang anak.

Baca Juga :  Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan

​”Saya sebagai ayah tidak tinggal diam. Fokus utama saya adalah menjaga psikologis anak saya yang masih SMP,” ujar MZR dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MZR juga mengklarifikasi serangan verbal dari berbagai pihak yang menyebutnya tidak becus sebagai orang tua. Ia membantah telah berpihak pada pelaku, yang tak lain adalah mertua barunya sendiri.

​”Pernyataan yang menyebut saya tidak becus dan menutup-nutupi kasus itu salah besar. Itu tidak benar,” imbuhnya.

​Lebih lanjut, MZR mengklaim bahwa dirinya telah menempuh jalur resmi dengan melaporkan tragedi ini ke pihak berwajib. Ia menyatakan telah menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian untuk mengungkap kebenaran.

Baca Juga :  Isu 'Pengondisian' Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Klarifikasi MZR ini muncul setelah NNF, ibu kandung Melati, menyuarakan kekecewaan mendalam. NNF sebelumnya menilai MZR justru lebih condong membela pelaku ketimbang memperjuangkan keadilan bagi darah dagingnya sendiri. Senada dengan NNF, seorang warga berinisial SK juga sempat melontarkan kritik pedas terhadap sikap MZR yang dinilai pasif.

Sementara itu Wahyudi Tri Wuryanto Pembina Komnas Perlindungan Anak Pasuruan menyatakan bahwa kasus kekerasan terhadap anak di Desa  Jatisari, Purwodadi ini tidak bisa ditolerir.

Baca Juga :  Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan

“kami akan mengawal dan mendampingi kasus ini sampai tuntas. Adapun prosesnya sudah kita serahkan kepada aparat penegak hukum di Polres Pasuruan”, ungkapnya.

​Kini, bola panas kasus dugaan pelecehan anak di bawah umur ini berada di tangan aparat penegak hukum. Di tengah klaim yang saling bertolak belakang antara ayah dan ibu korban, masyarakat Purwodadi menanti ketegasan polisi untuk menyeret pelaku ke pengadilan dan memberikan keadilan bagi Melati. (Tim/red*)

Berita Terkait

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres
Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara
Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas
Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang
Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO
Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol
Residivis Curanmor Dibekuk, Kapolres Pasuruan Kembalikan Motor Curian Kepada Korban
Pria Asal Kalipucang Tutur Jadi Korban Penganiayaan, Kepalanya Dihantam Tabung Gas, Diduga Dendam Pribadi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:43 WIB

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:00 WIB

Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:01 WIB

Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO

Berita Terbaru