Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jembatan Desa yang akan mau dibangun (Dok.Harianjatim.id )

Kondisi Jembatan Desa yang akan mau dibangun (Dok.Harianjatim.id )

Pasuruan, Harianjatim.id – Aroma tak sedap dugaan korupsi menyengat Pemerintahan Desa (Pemdes) Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Proyek pembangunan jembatan di Dusun Keputran yang didanai oleh Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024 diduga kuat fiktif. Geram dengan situasi tersebut, warga setempat akhirnya resmi menyeret kasus ini ke ranah hukum.

​Kasus ini mencuat setelah sejumlah tokoh masyarakat berkumpul di Dusun Keputran. Mereka mengaku telah mengantongi bukti-bukti kuat terkait Surat Pertanggungjawaban (SPJ) fiktif tersebut dan siap mengawalnya hingga tuntas.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Menurut sumber tepercaya, salah satu tokoh masyarakat yang meminta identitasnya dirahasiakan—anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut sejatinya telah dilaporkan selesai (di-SPJ-kan) menggunakan Dana Desa 2024. Namun realitanya, fisik jembatan tersebut sama sekali belum ada.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Pembangunan jembatan ini sangat krusial bagi warga Dusun Keputran dan sekitarnya. Anggarannya dari Dana Desa 2024 sudah dilaporkan beres, tapi sampai detik ini fisiknya belum terealisasi. Jembatannya gaib,” ungkap salah satu warga dengan nada kesal, Jumat malam (15/5/2026).

Baca Juga :  Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban 'Rekrutmen Bodong' RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Tak ingin tinggal diam melihat uang rakyat menguap, perwakilan warga dan tokoh masyarakat Dusun Keputran langsung mendatangi Mapolres Pasuruan pada Sabtu (16/5/2026) untuk melayangkan laporan resmi.

​”Hari ini kami mewakili warga telah resmi melaporkan Pemdes Bakalan ke Unit Tipikor Satreskrim Polres Pasuruan atas dugaan SPJ fiktif proyek jembatan desa,” tegas perwakilan warga saat ditemui di Mapolres Pasuruan. Ia meminta namanya dirahasiakan demi keamanan selama proses hukum berjalan.

Mengingat jembatan tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak dan akses mobilitas warga, pelapor mendesak pihak kepolisian untuk bertindak tegas dan serius.

Baca Juga :  Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

​Tuntutan Warga : Meminta Unit Tipikor Polres Pasuruan mengusut tuntas seluruh oknum Pemdes yang terlibat tanpa pandang bulu.
​Harapan Warga : Berharap hak mereka dikembalikan dan pembangunan jembatan di Dusun Keputran bisa segera diwujudkan secara nyata.

​”Kami berharap polisi bergerak cepat mengusut tuntas oknum-oknum yang bermain. Kami hanya ingin hak warga dikembalikan dan jembatan itu segera dibangun,” pungkasnya. (Red*)

Berita Terkait

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes
Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan
Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar
Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat
DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani
Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45 WIB

Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat

Berita Terbaru