Aksi Anarkis Warga Tutup Warkop, Kades Nogosari, Pandaan, Berdalih di Luar Kendali

- Redaksi

Selasa, 26 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Aksi massa warga Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dalam penutupan warkop di tiga tempat yang berbeda, berlangsung anarkis.

Dalam aksi massa tersebut, secara membabi buta, massa membakar ban mobil, dan merusak fasilitas yang ada di tiga lokasi, yaitu Pertokoan Meiko, Pasar Klangkung dan Nampes.

Kejadian tersebut dilakukan oleh sejumlah warga terbilang ngawur, bahkan warkop yang sudah tutup pun jadi sasaran amuk warga, sehingga suasana menjadi mencekam. Senin malam, 25/03/2024

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Razia ini didasari dari surat kesepakatan antara Pemdes Nogosari dengan pengusaha warkop. Isinya, seluruh warkop karaoke harus tutup 9 Maret 2024.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

Warga lalu naik pitam ketika mendapati banyak warkop yang melanggar dan tetap buka. Hingga kemudian warga melakukan razia. Razia ini sendiri dikawal oleh Camat Pandaan, Polsek Pandaan, Satpol PP, dan Pemdes Nogosari.

Namun, razia berubah menjadi mencekam, warga yang kadung emosi melampiaskan ke barang-barang warkop. Kursi, meja, pagar, gelas, dan kerai dirusak. Pemilik warkop juga tak luput ikut diintimidasi.

Kades Nogosari Sunariyah menjelaskan razia warga ini adalah bagian dari menjaga komitmen kesepakatan bersama. Dalam kesepakatan itu, disebutkan warkop karaoke sudah harus tutup per 9 Maret 2024.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

“Untuk mendisiplinkan memang harus dikontrol seperti ini. Ternyata masih ada yang buka. Akhirnya warga ngamuk. Karena memang wargalah yang gak menghendaki adanya warkop-warkop itu, dan kejadian anarkis ini, di luar kendali kami”, jelasnya.

Sedangkan Camat Pandaan Basmi bersikap normatif. Menurutnya ia sudah mengimbau warga untuk tidak bertindak anarkis. Namun ia juga meminta kedua pihak menaati poin-poin kesepakatan bersama.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

“Saya sudah mengimbau untuk bertindak kondusif. (Perusakan) ini diluar kendali kami. Sebetulnya kalau poin-poin kesepakatan itu ditaati, tentu kejadian ini tak perlu terjadi,” sesalnya.

Sementara itu sampai tengah malam, kondisi di Pasar Klangkung masih tegang. Sejumlah pemilik dan pekerja warkop masih bertahan di luar. Sebagian mulai membereskan barang-barang yang dirusak warga.

“Kami jelas ambil tindakan. Perusakan ini tidak bisa dibenarkan. Kami pasti akan menempuh jalur hukum. Pasti,” tegas salah satu pemilik warkop, (Red*)

 

 

Berita Terkait

Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras
Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang
Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!
Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan
Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Siasat “Es Batu & Air Panas” Terbongkar: Polres Pasuruan Gulung Sindikat Suntik LPG Subsidi
Terbukti Ancam Korban dengan Senjata Tajam, Warga Gerbo Divonis 5 Bulan Penjara
Terduga Pelaku Pembacokan di Purwosari Resmi Ditahan, Polisi Pastikan Sudah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang

Kamis, 23 April 2026 - 15:21 WIB

Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!

Selasa, 21 April 2026 - 12:54 WIB

Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan

Senin, 20 April 2026 - 12:12 WIB

Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

Siasat “Es Batu & Air Panas” Terbongkar: Polres Pasuruan Gulung Sindikat Suntik LPG Subsidi

Berita Terbaru