Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, LBH CAKRA Layangkan Somasi Kedua ke Kades Rejoso Lor

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : illustrasi

Foto : illustrasi

Pasuruan, Harianjatim.id – Konflik agraria di Desa Rejoso Lor memasuki babak baru. Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Rejoso Lor terancam menghadapi tuntutan hukum serius setelah LBH Cahaya Keadilan Rakyat (CAKRA) resmi mengirimkan somasi kedua terkait dugaan penyerobotan lahan milik ahli waris Bapak Tam/Samidin.

Baca Juga :  DPC LIN Pasuruan Sentil Aksi 'JN Soal Tambang Gunungsari: "Bukan APH, Jangan Buat Kegaduhan!"

​Berdasarkan keterangan kuasa hukum, Yunita Panca MS., S.Sos., S.H., pihak Pemdes diduga melakukan aksi sepihak yang melanggar hukum, di antaranya:

  • ​Penyerobotan Lahan: Penguasaan fisik lahan tanpa dasar hukum yang sah.
  • ​Perusakan Aset: Penebangan pohon secara ilegal di lokasi sengketa.
  • ​Skandal Administrasi: Dugaan manipulasi riwayat tanah untuk melegitimasi penguasaan lahan.
Baca Juga :  Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS

​Surat somasi ini tidak main-main. Tembusan telah dikirimkan ke jajaran petinggi, mulai dari Bupati Pasuruan, Kepala BPN, Kapolres, hingga Mabes Polri di Jakarta. Langkah ini diambil guna memutus rantai potensi “main mata” dalam penyelesaian sengketa di tingkat lokal.

​Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Rejoso Lor belum memberikan pernyataan resmi. Namun, LBH CAKRA memastikan bola panas kini berada di tangan Kades: memilih jalur kooperatif atau menghadapi konsekuensi jeruji besi. (Tim/red*)

Berita Terkait

Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS
KIPAN Kota Pasuruan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Perang Lawan Narkoba
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
DPC LIN Pasuruan Sentil Aksi ‘JN Soal Tambang Gunungsari: “Bukan APH, Jangan Buat Kegaduhan!”
Biadab! Terdesak Utang Judol, Paman di Dayurejo Prigen Tega Habisi dan Bakar Keponakannya Demi Honda Beat
Pangkas Dana KIP hingga 70 %, Rektor UNUBA Bangil Bungkam dan Diduga Intimidasi Mahasiswa
Digrebek Ngamar Bareng Istri Orang, Oknum Kades Rejoso Kidul Didesak Warganya Lengser
Dugaan Penyimpangan Proyek Rp1,28 M Desa Karangmenggah, LSM Penjara Indonesia Dukung Inspektorat Lakukan Pemeriksaan di Lapangan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:06 WIB

KIPAN Kota Pasuruan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Perang Lawan Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:42 WIB

DPC LIN Pasuruan Sentil Aksi ‘JN Soal Tambang Gunungsari: “Bukan APH, Jangan Buat Kegaduhan!”

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Biadab! Terdesak Utang Judol, Paman di Dayurejo Prigen Tega Habisi dan Bakar Keponakannya Demi Honda Beat

Berita Terbaru