Pasuruan, Harianjatim.id – Informasi terkait meninggalnya salah satu karyawan Pabrik Bricket (Areng) yang terletak di Dusun Puntir, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, masih misteri.
Dari Informasi tersebut, awak media Harianjatim.Id, berusaha untuk menggali informasi terkait kebenaran kejadian meninggalnya karyawan Pabrik Bricket.
Misteri meninggalnya wqrga warga Kecamatan Rembang masih tertutup rapat dan masih misteri, karena dari konfirmasi di lapangan mendapat jawaban yang masih ngambang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan Manager Pabrik Areng (RS) saat dikonfirmasi melalu aplikasi Whatsapp, mengatakan dia belum bisa kasih keterangan secara detail tentang kejadian tersebut. Sabtu, 27,05/2025
“Biar informasinya tidak salah dan rancu, saya masih belum tau persis kejadiannya:
1. saat ini saya sedang berada di kalimantan untuk menjalani pengobatan
2. saya belum ada meminta keterangan yg jelas kepada karyawan pabrik lainnya, nanti saat saya balik dari kalimantan akan segera saya kabari”, ungkapnya melalui aplikasi Whatsapp.
Secara terpisah Kepala Dusun Puntir, Zamroni saat dikonfirmasi menyampaikan, menurut keterangan pihak Pabrik saat dikonfirmasi, memang ada kecelakaan kerja kemudian di bawa ke RS Malang dan semua biaya ditanggung sampai operasi oleh perusahaan.
“Dalam proses perawatan pihak keluarga minta pulang paksa karena terlalu jauh, setelah di rumah beberapa hari meninggal dan pihak Keluarga sudah mengikhlaskan serta sudah membuat surat pernyataan tidak da tuntutan begitu selebihnya saya tidak tau”, ucap Kasun menirukan jawaban dari pihak perusahaan.
Sampai berita dinaikkan, masih belum ada keterangan dari pihak kepolisian atas insiden tersebut. (Red*)
Bersambung…..









