Riset Mahasiswa UM, Vita Nuraini Ungkap 3 Tipe Kecemasan Spasial Calon Guru Geografi di Era Digital

- Redaksi

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, harianjatim.id – Tuntutan era digital mengharuskan guru Geografi tidak hanya menghafal lokasi pada peta konvensional, tetapi juga menguasai Sistem Informasi Geografis (SIG) dan perangkat lunak pemetaan modern. Namun, tingginya tuntutan integrasi teknologi tersebut ternyata memicu beban psikologis berupa “kecemasan spasial” di kalangan mahasiswa calon pendidik.

​Fenomena ini terungkap dalam penelitian yang dilakukan oleh Vita Nuraini Dewanti, mahasiswa S1 Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang (UM). Melalui riset berbasis platform digital Q-Tip terhadap 66 mahasiswa angkatan 2022 dan 2023,

“Saya memetakan keterkaitan antara tingkat literasi data dan kecemasan psikologis saat berhadapan dengan teknologi geospasial”, ucapnya. Sabtu, 31/10/2026

Menurut Vita, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teori yang baik, tidak selalu berbanding lurus dengan kesiapan praktik di lapangan maupun di depan layar komputer. Berdasarkan analisis data, calon guru Geografi terbagi ke dalam tiga tipologi utama:

“1. ​Pencinta Teknologi yang Percaya Diri (33,3%)
Kelompok ini merupakan profil ideal. Mahasiswa dalam kategori ini mahir mengoperasikan GPS, tidak mengabaikan navigasi, serta terbiasa menggunakan data spasial sebagai basis argumentasi ilmiah.
2. ​Percaya tapi Cemas (25,8%)
Mahasiswa pada kelompok ini memiliki pemahaman kritis yang kuat terkait validitas data, etika hak cipta peta, hingga teori distorsi bumi. Kendati demikian, mereka mengalami kecemasan tinggi saat harus mengoperasikan perangkat lunak GIS atau instrumen pengukuran langsung di lapangan.
3. ​Pengamat yang Cemas (21,2%)
Kelompok ini memahami konsep pola keruangan dasar, namun rentan mengalami kepanikan saat aplikasi GIS mengalami kendala teknis (error). “, Jelasnya.

Baca Juga :  Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Beban ekspektasi publik terhadap kemampuan pemetaan membuat kelompok ini cenderung merasa inferior dibanding rekan sejawatnya. ​Temuan ini dinilai krusial bagi keberlangsungan kualitas pendidikan nasional.

” Kecemasan spasial yang tidak ditangani sejak masa perkuliahan berpotensi memicu fenomena transfer of anxiety (penularan kecemasan) ketika mahasiswa tersebut aktif mengajar”, ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Guru yang mengalami kecemasan cenderung menghindari materi praktik pemetaan, yang pada akhirnya dapat menghambat pengembangan literasi keruangan para siswa.

​Riset Vita Nuraini Mahasiswi dari Universitas Negeri Malang ini menegaskan pentingnya evaluasi metode pembelajaran perguruan tinggi. Pendekatan edukasi geospasial tidak dapat disamaratakan.

“kelompok mahasiswa yang telah percaya diri memerlukan tantangan proyek kompleks, sementara kelompok yang mengalami kecemasan membutuhkan pendampingan teknis gradual, simplifikasi antarmuka perangkat lunak, serta lingkungan belajar yang kondusif”, tutupnya. (Red*)

Berita Terkait

​Latih Respons Cepat Gempa, Wanna Septya Mahasiswa UM, Kembangkan Inovasi Pembelajaran Bawa Metaverse dan VR ke Ruang Kelas
Terinspirasi Kepemimpinan Wabup Mimik Idayana, MTsN 4 Sidoarjo Lahirkan Buku Antologi Literasi
Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi “KLIK KOSMA”
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
BEM Sampang Kritik Keras DPRD Jatim: Audiensi Butuh Aksi Nyata, Bukan Sekadar Formalitas!
Konsolidasi Elemen Mahasiswa Pasuruan, Sikapi Represi Nasional hingga Tragedi Beji
Transparansi Anggaran Bimtek KKM MI Kabupaten Pasuruan Disorot, Begini Penjelasan Ketua Panitia Penyelenggara
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:39 WIB

​Latih Respons Cepat Gempa, Wanna Septya Mahasiswa UM, Kembangkan Inovasi Pembelajaran Bawa Metaverse dan VR ke Ruang Kelas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Riset Mahasiswa UM, Vita Nuraini Ungkap 3 Tipe Kecemasan Spasial Calon Guru Geografi di Era Digital

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Terinspirasi Kepemimpinan Wabup Mimik Idayana, MTsN 4 Sidoarjo Lahirkan Buku Antologi Literasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi “KLIK KOSMA”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Berita Terbaru