Terinspirasi Kepemimpinan Wabup Mimik Idayana, MTsN 4 Sidoarjo Lahirkan Buku Antologi Literasi

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, Hariannatim.id – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.AP, menjadi sosok inspirator atas lahirnya buku antologi berjudul Perempuan yang Menginspirasi Sidoarjo, karya guru, siswa, dan wali murid MTs Negeri 4 Sidoarjo. Buku tersebut mengangkat tema keteladanan dan jejak pengabdian Mimik Idayana sebagai sosok srikandi pemimpin daerah.

Peluncuran buku tersebut dilakukan oleh Mimik Idayana di MTsN 4 Sidoarjo, Kamis (29/10/2026),

Pada kegiatan itu, Wakil Bupati sidoarjo memberikan apresiasi sekaligus mendorong para penulis untuk terus mengembangkan budaya literasi melalui karya tulis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diinformasikan Buku antologi tersebut melibatkan 30 penulis, terdiri atas 26 siswa, tiga guru, dan satu wali murid. Proses penulisannya pun berlangsung sekitar dua bulan dengan pendampingan guru pembina literasi dan penyuntingan oleh tim guru madrasah.

Karya tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat perjalanan perempuan dalam kepemimpinan sekaligus menumbuhkan keberanian untuk memiliki cita-cita dan menuangkannya ke dalam bentuk tulisan.

Mimik Idayana menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar MTsN 4 Sidoarjo yang telah menghadirkan karya literasi dengan melibatkan guru, siswa, dan wali murid.

Menurutnya, menulis bukan sekedar kegiatan merangkai kata, melainkan juga sarana menyampaikan gagasan, membagikan pengalaman, dan memberikan inspirasi kepada orang lain.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

“sejatinya menulis itu bukan sekadar merangkai kata, namun juga cara kita menyampaikan gagasan, membagikan pengalaman, dan menginspirasi banyak orang,” terang Mimik.

Menurutnya penerbitan buku tersebut tidak cuma berhenti sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi menjadi awal tumbuhnya lebih banyak penulis muda dan karya inspiratif khususnya untuk masyarakat Sidoarjo.

Dikatakan juga oleh
Mimik tentang pentingnya membiasakan membaca, berani menulis, percaya diri dalam berkomunikasi, serta terus mengembangkan kreativitas melalui bahasa.

“Jangan takut mencoba. Jangan takut salah, karena tulisan kalian hari ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang di masa depan. Teruslah belajar, teruslah berkarya, jangan takut salah dan jangan pernah berhenti menginspirasi,” seru nya kepada para siswa.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi, dan pengembangan potensi generasi muda agar mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, menurut Mimik, perempuan memiliki beragam tanggung jawab, mulai dari mendampingi keluarga, mengasuh anak, mengelola rumah tangga, hingga turut menopang perekonomian keluarga.

Baca Juga :  Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Pengalaman tersebut, menurut Mimik, memiliki keterkaitan dengan tanggung jawab dirinya sebagai Wakil Bupati Sidoarjo. Kepemimpinan yang amanah menuntut kesungguhan dalam bekerja, menjaga kepercayaan masyarakat, serta membangun komunikasi untuk menyelesaikan persoalan bersama.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak membangun sinergi dan kerjasama yang harmonis dalam segala hal.

Nilai-nilai mengenai tanggung jawab, pengabdian, dan kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari tema yang diangkat dalam buku antologi karya keluarga besar MTsN 4 Sidoarjo.

Kepala MTsN 4 Sidoarjo, Islakhah Wahyuni, M.Pd.I, menjelaskan bahwa pemilihan Mimik Idayana sebagai tokoh inspiratif berawal dari ketertarikan siswa terhadap kiprah perempuan dalam berbagai posisi kepemimpinan.

Menurut Islakhah, para siswa melihat keberadaan perempuan dalam kepemimpinan di lingkungan mereka, termasuk kepala madrasah dan Wakil Bupati Sidoarjo. Hal itu kemudian mendorong mereka untuk menuliskan kisah tokoh perempuan yang dinilai menginspirasi.

Ia menegaskan bahwa madrasah memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan gagasan tersebut sebagai bagian dari proses pembelajaran. Penerbitan buku ini diarahkan untuk memperkuat budaya literasi dan memberikan pengalaman nyata kepada siswa dalam menghasilkan karya.

Islakhah juga menjelaskan bahwa buku tersebut bukan biografi resmi Mimik Idayana, melainkan kumpulan tulisan dengan sudut pandang yang berbeda-beda mengenai keteladanan, perjalanan, dan jejak pengabdian tokoh yang diangkat.

Baca Juga :  Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi "KLIK KOSMA"

Buku Perempuan yang Menginspirasi Sidoarjo melibatkan 30 penulis, yakni 26 siswa, tiga guru, dan satu wali murid. Para siswa berasal dari kelas VII, VIII, dan IX, dengan sebagian besar penulis dari kelas VII dan VIII.

Proses penulisan berlangsung sekitar dua bulan. Naskah dikembangkan dengan pendampingan Puji, guru pembina literasi MTsN 4 Sidoarjo, serta disunting bersama guru Bahasa Indonesia, Agnestiana Handini

Menurut Islakhah, sebagian besar siswa yang terlibat merupakan penulis pemula. Oleh karena itu, proses pendampingan memerlukan kesabaran dan ketelatenan, mulai dari mengembangkan ide, menyusun paragraf, memperbaiki bahasa, hingga memahami proses penyuntingan.

Islakhah menyampaikan bahwa MTsN 4 Sidoarjo dijadwalkan menerima penghargaan sebagai Sekolah Literasi Nasional Tahun 2026 pada bulan November mendatang di Kediri, berdasarkan informasi yang disampaikan pihak madrasah. Penghargaan tersebut disebut akan diberikan oleh Ikatan Guru Inovator dan Penggerak Literasi Nasional (IGNOS).

Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap siswa semakin terbiasa membaca, berani menulis, dan mampu mengembangkan potensi diri melalui karya yang bermanfaat.

Berita Terkait

Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi “KLIK KOSMA”
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
BEM Sampang Kritik Keras DPRD Jatim: Audiensi Butuh Aksi Nyata, Bukan Sekadar Formalitas!
Konsolidasi Elemen Mahasiswa Pasuruan, Sikapi Represi Nasional hingga Tragedi Beji
Transparansi Anggaran Bimtek KKM MI Kabupaten Pasuruan Disorot, Begini Penjelasan Ketua Panitia Penyelenggara
Kecewa Tak Ditemui Kapolres dan Dandim, Massa September Hitam Probolinggo Ancam Aksi Lebih Besar
Bimtek KKM MI Pasuruan Disorot: Laporan Anggaran Dihilangkan, Aliran Dana Rp650 Ribu Dipertanyakan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Terinspirasi Kepemimpinan Wabup Mimik Idayana, MTsN 4 Sidoarjo Lahirkan Buku Antologi Literasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi “KLIK KOSMA”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:57 WIB

BEM Sampang Kritik Keras DPRD Jatim: Audiensi Butuh Aksi Nyata, Bukan Sekadar Formalitas!

Berita Terbaru