Pasuruan, Harianjatim.id – Gencarnya Polres Pasuruan menggelar Operasi Cipta Kondisi, di wilayah hukumnya, razia pun gencar dilaksanakan di wilayah jajaran Polsek masing-masing, untuk menjaga kondusifitas di wilayahnya.
Tetapi miris yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pandaan, dari pantauan awak media, diduga Acara DJ Party berlangsung, tepatnya di Kedai Mak Nik, yang terletak Jalan Poros Pandaan-Bangil, tepatnya di Desa Kebon Waris, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Dalam penelusurannya, saat awak media konfirmasi via telepon Whatsapp ke Kasat Intelkam Iptu. Devi Afianto, pada dasarnya, Polres Pasuruan, tidak pernah mengeluarkan ijin keramaian yang dilaksanakan di Kedai Mak Nik, apalagi ijin keramain yang ada DJ Partynya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya tegaskan bahwa Polres Pasuruan, tidak pernah mengeluarkan ijin Keramaian terkait kegiatan di Kedai Mak Nik, apalagi yang ada Acaranya DJ Party”, tegasnya. Sabtu, 25/05/2024
Senada dengan Kasat Intekam Polres Pasuruan, Kapolsek Pandaan, Kompol. Bambang Sucahyono, saat di konfirmasi melalui aplikasi Whatsapp, terkait Acara DJ Party yang berlangsung di Kedai Mak Nik, menyampaikan bahwa info dari anggota, sudah pernah sidangkan mas.
“Informasi dari anggota saya, bahwa kegiatan yang berlangsung di Kedai Mak Nik sudah pernah kita disidangkan mas, dan nanti kita dalami lagi, terima kasih infonya mas”, tuturnya.
Lebih lanjut Kapolsek Pandaan juga menambahkan nggih mas, sementara kita tidak mengeluarkan ijin terkait giat tersebut, njenengan apa sudah konfirmasi kepada yang punya tempat, bahwa sudah mengantongi ijin dari kita.
“Saya tidak merasa mengeluarkan ijin terkait kegiatan yang berlangsung di Kedai Mak Nik, monggo njenengan konfirmasi dengan yang punya usaha”, tandasnya.
Menurut keterangan salah satu warga yang melintas dan enggan disebutkan namanya, sampai berhenti sebentar untuk melihat di pinggir jalan, mengaku heran dengan acara hingar bingar suara DJ dan musiknya.
“Lho acaranya kok seperti di dalam Diskotik ya, kok diijinkan ya sama Polisi, padahal acaranya kayak gini, meskipun pagarnya ditutup, jelas suaranya menggelegar”, herannya.
Sampai berita ditayangkan, awak media masih kesulitan untuk konfirmasi ke pemilik usaha, mengingat pagar ditutup dan dijaga ketat oleh Security, serta suara musik Dj Party yang menggelegar, hal tersebut tidak mungkin awak media lakukan konfirmasi. (Tim/Red*)









