Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Pasuruan Kota Ungkap 11 Kasus Penyakit Masyarakat

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pasuruan, Harianjatim.id — Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Kota menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan. Melalui gelaran Operasi Pekat Semeru 2026, jajaran kepolisian berhasil mengungkap 11 kasus penyakit masyarakat (pekat) dengan mengamankan 12 orang tersangka.

Hasil operasi tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di ruang Rupatama Sanika Satyawada, Mapolres Pasuruan Kota, Rabu (11/03/2026).

Operasi Pekat Semeru 2026 berlangsung selama 12 hari, terhitung sejak 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Sasaran operasi ini meliputi berbagai jenis tindak kriminalitas yang meresahkan warga, mulai dari premanisme, prostitusi, narkoba, hingga peredaran bahan peledak (petasan).

Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Yokbeth Wally, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus perjudian menjadi yang paling menonjol dalam operasi kali ini.

“Selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026, kami berhasil mengungkap 11 kasus dengan total 12 tersangka. Kasus perjudian mendominasi dengan tiga kasus dan tiga tersangka, di mana para pelaku terlibat praktik judi online melalui perangkat telepon genggam,” jelas Kompol Yokbeth.

Baca Juga :  Isu 'Pengondisian' Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Selain perjudian, polisi memberikan perhatian serius pada peredaran bahan peledak menjelang Idulfitri. Petugas berhasil mengamankan satu tersangka penyalahgunaan bahan peledak beserta barang bukti berupa ratusan butir petasan siap pakai dan bahan mentah untuk merakit mercon. Langkah ini diambil guna mencegah insiden ledakan yang sering kali memakan korban jiwa di masa menjelang lebaran.

Secara rinci, sebaran kasus yang berhasil diungkap meliputi:
Perjudian: 3 Kasus (3 Tersangka)
Narkoba: 3 Kasus (4 Tersangka)
Premanisme: 3 Kasus (3 Tersangka)
Prostitusi: 1 Kasus (1 Tersangka)
Bahan Peledak: 1 Kasus (1 Tersangka)

Baca Juga :  Isu 'Pengondisian' Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Kompol Yokbeth menegaskan bahwa berakhirnya Operasi Pekat Semeru bukan berarti pengawasan melemah. Sebaliknya, Polres Pasuruan Kota akan semakin mengintensifkan patroli dan penindakan, terutama untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di sisa bulan Ramadan hingga hari raya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk ikut aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau penyakit masyarakat, segera lapor ke petugas. Partisipasi warga sangat penting untuk menciptakan suasana Ramadan yang damai dan kondusif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres
Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara
Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas
Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang
Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO
Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol
Residivis Curanmor Dibekuk, Kapolres Pasuruan Kembalikan Motor Curian Kepada Korban
Pria Asal Kalipucang Tutur Jadi Korban Penganiayaan, Kepalanya Dihantam Tabung Gas, Diduga Dendam Pribadi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:43 WIB

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:00 WIB

Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:01 WIB

Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO

Berita Terbaru