Warga Soroti Program Ketahanan Pangan Desa Banjarkejen Pandaan, Kandang Ternak Terbengkalai dan Kosong

- Redaksi

Rabu, 15 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Sejumlah warga Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, mendatangi kandang ternak milik desa yang berlokasi di Dusun Tondowulan. Kedatangan mereka dipicu oleh kondisi kandang yang tampak kosong, kering, dan terbengkalai.

Warga pun mempertanyakan keberadaan hewan ternak berupa sapi dan kambing program ketahanan pangan yang seharusnya dikelola di fasilitas tersebut pada Rabu (15/7).

​Berdasarkan informasi dan data yang dihimpun tim media dari warga setempat, ditemukan indikasi adanya transaksi jual beli ternak secara sepihak. Salah satu kesaksian mengejutkan datang dari FZ, oknum yang diduga terlibat dalam proses transaksi tersebut. Dalam sebuah percakapan dengan warga, FZ mengakui adanya pengalihan aset desa tersebut.

​”Iya, dua ekor sapi sudah laku (dijual), lalu digantikan dengan satu ekor sapi anakan,” ungkap FZ.

​Menindaklanjuti temuan tersebut, tim investigasi Harianjatim.id melakukan penelusuran. Hasil investigasi menunjukkan bahwa keberadaan sapi-sapi tersebut telah dipindahkan cukup jauh, melewati batas kecamatan, yakni ke Dusun Krikilan, Desa Ngembe, Kecamatan Beji.

​Menurut sumber terpercaya yang enggan identitasnya dipublikasikan, pengalihan ini melibatkan keluarga kepala desa setempat.

​”Awalnya, RZ yang merupakan anak Kepala Desa Banjarkejen, bersama FZ membawa dua ekor sapi tersebut untuk diserahkan kepada seorang perawat ternak berinisial KDR,” ujar sumber tersebut.

Baca Juga :  Program IRPOM Desa Tembelang Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Petani Dusun Ngampel Optimistis Tingkatkan Hasil Panen

​Lebih lanjut, sumber tersebut membeberkan rentetan transaksi yang terjadi. Dua ekor sapi itu diduga laku terjual seharga Rp40 juta, yang kemudian uangnya dibelikan kembali satu ekor sapi anakan. Setelah sapi anakan tersebut dewasa, sapi itu kembali dijual untuk dibagi keuntungan, lalu dibelikan lagi dua ekor sapi.

​”Sampai pada momen Iduladha kemarin, sapi-sapi itu dijual lagi dan setelah itu tidak ada kelanjutannya. Menurut KDR, sempat terjadi konflik internal terkait pembagian keuntungan, bahkan sampai istri Kepala Desa (ibu dari RZ) ikut turun tangan,” tambah narsum tersebut.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

​Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Kepala Desa Banjarkejen. Namun, tanggapan yang diberikan melalui pesan singkat dinilai tidak jelas dan berubah-ubah. Sementara itu, jajaran perangkat desa dan pihak BPD Banjarkejen kompak bungkam dan tidak memberikan respons sama sekali.

​(Apabila ada pihak yang merasa keberatan atau dirugikan atas pemberitaan ini, dipersilakan untuk menggunakan hak jawabnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku). (Red)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru