Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

- Redaksi

Selasa, 27 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madiun, harianjatim.id – Pemerintah Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, melaksanakan pembangunan saluran drainase melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026. Pembangunan ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pulerejo. Keberadaan drainase yang memadai diharapkan mampu memperlancar aliran air, mengurangi potensi genangan saat musim hujan, serta menjaga kebersihan dan penataan lingkungan desa.

Selain mendukung kenyamanan lingkungan, pembangunan saluran drainase juga diharapkan dapat menunjang kegiatan pertanian masyarakat. Sistem aliran air yang tertata dengan baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas warga dan menjaga kondisi lingkungan di kawasan pedesaan.

Kepala Desa Pulerejo, Eko Yuliaris, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas dukungan anggaran melalui program BKK Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi pemerintah desa dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur sesuai dengan kebutuhan dan prioritas masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas bantuan melalui program BKK Tahun Anggaran 2026. Bantuan ini sangat membantu pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, khususnya warga petani di wilayah Pulerejo,” ujar Eko Yuliaris.

Baca Juga :  Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht

Ia menjelaskan, pembangunan drainase merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang sebagian menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.

Dengan adanya pembangunan tersebut, pemerintah desa berharap aliran air dapat berfungsi lebih baik sehingga mampu mengurangi risiko genangan dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Eko Yuliaris juga berharap program BKK Provinsi Jawa Timur dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang agar pembangunan infrastruktur di Desa Pulerejo dapat dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan.

“Harapan kami, pada tahun selanjutnya Desa Pulerejo kembali mendapatkan program BKK dari Provinsi Jawa Timur agar pembangunan infrastruktur dapat terus ditingkatkan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Pemerintah Desa Pulerejo turut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Pemeliharaan saluran drainase secara bersama-sama diharapkan dapat menjaga fungsi saluran tetap optimal dan memperpanjang usia manfaat pembangunan.

Melalui program BKK Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Pulerejo berharap pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan semakin meningkat. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. (Red*)

Berita Terkait

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh
Program IRPOM Desa Tembelang Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Petani Dusun Ngampel Optimistis Tingkatkan Hasil Panen
Pelantikan Azizul Ahmad Terpilih Sebagai Kepala Kewilayahan Dusun Randupitu Oleh Kepala Desa Randupitu Gempol
Kecewa Tak Ditemui Kapolres dan Dandim, Massa September Hitam Probolinggo Ancam Aksi Lebih Besar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terbaru