Karnaval Kirab Budaya, Desa Oro-oro Ombo Wetan, Dalam Peringatan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79

- Redaksi

Minggu, 25 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampilan salah satu peserta Karnaval Kirab Budaya, saat sampai di finish (Dok. Harianjatim.id)

Penampilan salah satu peserta Karnaval Kirab Budaya, saat sampai di finish (Dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-79, Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar Karnaval Kirab Budaya.

Dalam Karnaval Kirab Budaya tersebut, warga Desa Oro-oro ombo wetan, menampilkan kreasi budaya di lingkungan masing-masing sesuai dengan adat ketimuran.

Kegiatan ini diikuti oleh 7 Dusun dan masing-masing Rt menampilkan kreasi budayanya masing-masing, dengan tema perjuangan, dengan mengusung budaya nusantara sebagai wujud keragaman budaya dan Kebhinekaan Republik Indonesia.

Start dimulai dari kediaman Kades Oro-oro Ombo Wetan, pada pukul 08:00 WIB, dengan finish di depan Kantor Balai Desa. Minggu pagi, 25/08/2024

Karnaval berjalan cukup meriah, antusias warga sangat tinggi dalam mengikuti acara tersebut, meski suasana cukup panas, tapi semangatnya tetap menyala, sampai akhir acara.

Baca Juga :  Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Kepala Desa Oro-oro Ombo Wetan, Amin Tohari atau akrab disapa Gus Amin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi masyarakat, dalam memeriahkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

“Saya merasa bangga terhadap seluruh warga masyarakat Oro-oro Ombo Wetan, dengan tampilan kreasi budayanya, mampu menghipnotis para penonton yang hadir, meski suasana cukup terik, tetap tak beranjak dari tempatnya”, jelasnya.

Baca Juga :  Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang

Lebih lanjut Gus Amin juga menambahkan, dengan keaneragaman budaya yang mereka tampilkan, sangat memukau para penonton, tetapi tetap memakai budaya adat ketimuran.

“Semoga Desa Oro-oro Ombo Wetan semakin maju dan semakin kompak, dengan semangat silaturahmi kita jalin Persatuan dan Kesatuan Bangsa”, harapnya. (Red*)

Berita Terkait

DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani
Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang
MAN 2 Kota Malang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Malang Ke-112
Sampaikan LKPJ Tahun 2025, Bupati Rusdi Sutedjo Ungkap Kenaikan Signifikan IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Pasuruan
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Penyampaian LKPJ Merupakan Kewajiban Konstitusional Pemerintah Daerah
Aksi Demo Warga Prigen, Tolak Keras Alih Fungsi Hutan Tretes Jadi Kawasan Berkedok Wisata

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:15 WIB

DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 15:36 WIB

Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan

Senin, 6 April 2026 - 11:32 WIB

Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Sabtu, 4 April 2026 - 21:18 WIB

Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang

Kamis, 2 April 2026 - 13:50 WIB

MAN 2 Kota Malang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Malang Ke-112

Berita Terbaru