Malang, Harianjatim.id – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2026 di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang kembali bergulir, Tahun ini Desa Tumpang mendapat kuota 500 bidang dan tahun ini sudah program PTSL yang ketiga masuk ke wilayah tersebut.
Wahyudi selaku Ketua Pokmas saat ditemui di sekretariat, (Kamis, 04/06/26), mengatakan “meski sudah 3 kali dapat program tapi masih ada sekitar 1500 bidang tanah warga yang belum bersertifikat.
” jadi Kami berharap kepada BPN untuk bisa merealisasikan sertifikat bagi yang belum, karena Program PTSL ini sangat membantu masyarakat dalam kepengurusan sertifikat. Harapannya ke depan bisa berkelanjutan karena masih banyak yang butuh kepastian hukum,” ujar Wahyudi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kita pun sampai saat ini juga bekerja ekstra keras, karena sesuai anjuran dari BPN dalam bulan Juni ini berkas harus sudah masuk ke BPN dan ini jadi tantangan utama, karena dari BPN Kabupaten Malang menginstruksikan seluruh berkas harus sudah disetor bulan Juni ini.
“Kami berharap masyarakat bisa bersama dan bersinergi dengan Pokmas untuk menyukseskan program ini. Keterbatasan waktu menuntut kerja cepat dan dokumen lengkap,” tegas Wahyudi.
Untuk BPN Malang, Pokmas juga berharap program PTSL bisa lanjut lagi di tahun 2027. Dengan begitu target desa lengkap bisa dikejar bertahap.
Kades Tumpang, Widiarto SE, berharap program tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Semoga Pokmas bekerja dengan hasil memuaskan dan masyarakat benar-benar terbantu. Selama ini banyak warga yang tanahnya belum terbit SHM karena terkendala biaya dan proses. Lewat PTSL ini jadi lebih ringan,” kata Widiarto.
Dengan 500 bidang yang masuk kuota 2026, Desa Tumpang selangkah akan memenuhi desa lengkap dan Warga diimbau segera melengkapi berkas dan aktif koordinasi dengan Pokmas biar target BPN tercapai.(Win).









