Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Tumpang Widiarto SE Bersama Ketua Pokmas Wahyudi ( Dok. Harianjatim.id)

Kades Tumpang Widiarto SE Bersama Ketua Pokmas Wahyudi ( Dok. Harianjatim.id)

Malang, Harianjatim.id – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2026 di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang kembali bergulir, Tahun ini Desa Tumpang mendapat kuota 500 bidang dan tahun ini sudah program PTSL yang ketiga masuk ke wilayah tersebut.

Wahyudi selaku Ketua Pokmas saat ditemui di sekretariat, (Kamis, 04/06/26), mengatakan “meski sudah 3 kali dapat program tapi masih ada sekitar 1500 bidang tanah warga yang belum bersertifikat.

” jadi Kami berharap kepada BPN untuk bisa merealisasikan sertifikat bagi yang belum, karena Program PTSL ini sangat membantu masyarakat dalam kepengurusan sertifikat. Harapannya ke depan bisa berkelanjutan karena masih banyak yang butuh kepastian hukum,” ujar Wahyudi.

Kita pun sampai saat ini juga bekerja ekstra keras, karena sesuai anjuran dari BPN dalam bulan Juni ini berkas harus sudah masuk ke BPN dan ini jadi tantangan utama, karena dari BPN Kabupaten Malang menginstruksikan seluruh berkas harus sudah disetor bulan Juni ini.

Baca Juga :  Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht

“Kami berharap masyarakat bisa bersama dan bersinergi dengan Pokmas untuk menyukseskan program ini. Keterbatasan waktu menuntut kerja cepat dan dokumen lengkap,” tegas Wahyudi.

Untuk BPN Malang, Pokmas juga berharap program PTSL bisa lanjut lagi di tahun 2027. Dengan begitu target desa lengkap bisa dikejar bertahap.

Kades Tumpang, Widiarto SE, berharap program tahun ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Baca Juga :  Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

“Semoga Pokmas bekerja dengan hasil memuaskan dan masyarakat benar-benar terbantu. Selama ini banyak warga yang tanahnya belum terbit SHM karena terkendala biaya dan proses. Lewat PTSL ini jadi lebih ringan,” kata Widiarto.

Dengan 500 bidang yang masuk kuota 2026, Desa Tumpang selangkah akan memenuhi desa lengkap dan Warga diimbau segera melengkapi berkas dan aktif koordinasi dengan Pokmas biar target BPN tercapai.(Win).

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru