Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trenggalek, Harianjatim.id – secercah harapan baru bagi warga Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, Trenggalek. Lewat program PTSL 2026, ketakutan warga akan ancaman mafia tanah dan konflik batas lahan kini mulai terkikis. Pemdes dan Pokmas setempat bergerak cepat memfasilitasi warga untuk mendapatkan sertifikat tanah resmi.

​Ketua Pokmas Masaran, Samsul Huda, menyebutkan antusiasme warga tahun ini luar biasa tinggi. Dari total kuota 1.200 bidang tanah yang dialokasikan oleh BPN Trenggalek, sebanyak 450 berkas pemohon sudah berhasil diverifikasi.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

​”Ini tahun ketiga desa kami mendapat PTSL. Karena wilayah kami banyak area pegunungan, pengurusan lewat Pokmas ini dirasa sangat meringankan beban masyarakat, baik dari segi biaya maupun teknis,” kata Samsul, Kamis (21/05/2026).

​Demi menjaga akuntabilitas, seluruh tahapan program dipastikan berjalan transparan. Pihak BPN, Pemdes, Pokmas, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) dilibatkan sejak awal sosialisasi. Pemohon juga membuat surat pernyataan partisipasi tertulis sebagai bukti gotong royong menyukseskan program ini.

​Samsul berharap dukungan dari media dan aparat terus mengalir guna mewujudkan mimpi Desa Masaran menjadi desa lengkap, di mana tidak ada lagi sejengkal tanah pun yang tidak memiliki legalitas hukum hukum resmi.

Baca Juga :  Program IRPOM Desa Tembelang Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Petani Dusun Ngampel Optimistis Tingkatkan Hasil Panen

​Kegembiraan senada juga diungkapkan oleh salah seorang warga yang mendaftar setelah mendapat informasi dari mulut ke mulut.

“Awalnya saya absen saat sosialisasi, tapi tetangga saling mengingatkan untuk ikut daftar karena murah dan cepat. Semoga sertifikatnya bisa segera terbit,” harapnya penuh senyum. (Lin)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru