Probolinggo, pilarpos.info – Guna memperluas cakrawala berpikir dan memperkuat tekad akademik mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HIMA HKI) Institut Achmad Dahlan (IAD) Probolinggo menggelar forum diskusi bertajuk “Ngobrol Penuh Inspirasi”, Kamis (16/04/2026).
Mengusung tema besar “Meneguhkan Tekad Mewujudkan Cita-Cita Mulia”, acara yang berlangsung di Ruang A7 Kampus IAD ini menghadirkan dua tokoh sentral dari Media Pilarpos sebagai pemateri utama. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dihadiri oleh jajaran petinggi fakultas termasuk Dekan Fakultas HKI, Imanudin Abil Fida, MIRKH., Kaprodi Ana Billah, M.H., serta sejumlah dosen tetap lainnya.
Pemimpin Redaksi Media Pilarpos sekaligus aktivis Bela Negara, M. Nur Alim, menekankan bahwa moralitas dan akhlak adalah fondasi utama dalam mengejar impian. Di hadapan 87 mahasiswa semester 2 dan 4, Nur menantang para peserta untuk memiliki breakthrough atau terobosan dalam berpikir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”Mahasiswa jangan hanya sekadar kuliah. Kalian harus memiliki intuisi personal dan keberanian untuk melakukan terobosan, terutama saat menghadapi tantangan skripsi dan dunia kerja nantinya. Kegagalan hanyalah proses menuju keberhasilan,” tegas Nur Alim.
Ia juga menambahkan pentingnya memiliki role model sebagai pemacu semangat serta menjaga ketenangan dalam menganalisis setiap persoalan bangsa.
Senada dengan Nur, pendiri Media Pilarpos yang juga alumnus IAD, Haidir Sabaruddin, S.H., menyoroti peran sentral kampus sebagai “rumah kedua” untuk merumuskan masa depan. Menurutnya, kedisiplinan ilmu yang ditempa di kampus adalah modal utama untuk mencetak pakar, mulai dari Magister hingga Profesor, yang nantinya mengabdi pada negara.
”Mahasiswa harus aktif, aplikatif, dan berani berkarya. Kampus adalah tempat penempaan agar kalian siap mengisi posisi strategis, baik di sektor swasta maupun pemerintahan,” ujar Haidir.
Diskusi ini semakin relevan mengingat kiprah IAD Probolinggo di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Benny Prasetya, M.Pdi. yang terus bersinar. Setelah sukses menggelar International Conference on Islam and Humanities in the Modern Era (ICONIHUM) pada 2024 dan 2025 dengan pemateri mancanegara, IAD kini semakin dikenal di luar negeri.
Kehadiran mahasiswa internasional, seperti dari Thailand, menjadi bukti nyata bahwa eksistensi IAD Probolinggo telah diakui secara global. Melalui forum-forum diskusi seperti ini, IAD berkomitmen terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing internasional. (Red)









