Lamongan, Harianjatim.id – Hasil tak akan khianati usaha, pepatah yang sering terdengar lazim di telinga Kita dan terkesan ringan ini layak dan pantas disematkan pada SMA Negeri 2 Lamongan, karena atas kegigihan, keuletan dan semangat yang tinggi dan ditunjang dengan skiil yang cukup mumpuni, putra dan putri terbaik dari SMA Negeri 2 Lamongan ini mendapatkan gelar juara yang berstandart Internasional.
Raihan berhasil torehkan prestasi, mampu mengharumkan nama sekolah dan Bangsa Indonesia dalam Ajang International Intellectual Property, Invention, Innovation, and Technology Exposition (IPITEX) 2026 yang digelar di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC), Bangkok, Thailand, pada Jumat – Selasa, (5–9 Januari 2026)
ADVERTISEMENT
Ratu Mesia XI- 12, Ahmad Fatihudin Asy Syauqi XI- 12 dan Natasha Rahelia XI- 12, Tiga duta pelajar inilah yang bisa membawa harum nama Bangsa Indonesia dan SMAN 2 Lamongan di kancah Internasional, atas kesabaran dan keseriusan yang diniatkan untuk kebaikan ketiga siswa tersebut di bawah bimbingan Ibu Silvia Estuningsih, sehingga berhasil membawa pulang penghargaan khusus pada kompetisi inovasi bergengsi Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun IPITEX sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan inventor, peneliti, dan inovator dari berbagai negara untuk memamerkan karya terbaik di bidang kekayaan intelektual, penemuan, inovasi, dan teknologi.
Menurut keterangan Bu Silvia selaku guru pembimbing, menyampaikan bahwa dengan kerja keras serta sabar prestasi ini bisa diraih sehingga bisa menjadi kebanggaan bagi kita semua, dan dapat mengharumkan nama sekolah juga Bangsa Indonesia.
“Capaian tersebut menunjukkan konsistensi dan ketekunan Siswa/Siswi dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI)”, tuturnya.
Ia juga menambahkan, keberhasilan delegasi SMAN 2 Lamongan juga menjadi bukti efektivitas kolaborasi lintas Sekolah dari disiplin dan pembelajaran Akademik atau Non Akademik, supaya dapat bersaing dan bersinergi menciptakan solusi komprehensif.
“Dengan kebijakan dan pembiayaan penuh yang bersumber dari warga sekolah yang meliputi wali siswa, dewan guru, komite dan seluruh element sekolah sehingga semua pelajar bisa fokus mengembangkan inovasi tanpa terbebani kendala finansial”, ujarnya.
Sofyan Hadi Kepala Sekolah SMAN 2 Lamongan yang diwakili oleh Bu Anggraini selaku Waka Humas saat di temui dikantornya, (Selasa, 3/2/2026) juga sangat mengapresiasi dan peduli terhadap raihan prestasi putra – putri terbaik dari sekolahnya, karena event ini bukan hanya merupakan lomba tapi ajang kreativitas pelajar untuk berkolaborasi lintas sekolah demi memajukan kredibilitas sekolah sekaligus menjadi bukti suksesnya dalam proses belajar dan mengajar di sekolah ini sehingga bisa meraih prestasi dalam persaingan global.
“Saya juga berharap prestasi tersebut bisa memotivasi terhadap seluruh pelajar yang lain sehingga event-event yang bersifat nasional maupun internasional bisa diikuti oleh seluruh siswa”, tutupnya. (Win).









