Dugaan Pungli di SMA Negeri 1 Balongpanggang Rp.200 Ribu /Siswa Mencuat, KS Menghindar Saat di Konfirmasi

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik, Harianjatim.id – Setelah mencuatnya adanya pungutan liar (pungli) iuran bulanan sebesar Rp200 ribu di SMA Negeri 1 Balongpanggang, Kabupaten Gresik, tim media kembali berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak sekolah. Langkah ini dilakukan guna memperoleh klarifikasi langsung sebagaimana dijanjikan sebelumnya oleh pihak sekolah.

Namun, upaya konfirmasi tersebut berakhir buntu. Kepala Sekolah Drs. Edi Agus Santoso, M.Pd., yang sebelumnya berjanji akan memberikan penjelasan, justru memblokir nomor awak media dan enggan ditemui secara langsung. Saat tim redaksi mencoba mendatangi sekolah pada Senin pagi (20/10/2025), pihak keamanan menyebut bahwa kepala sekolah sedang mengikuti rapat koordinasi (rakor) di Gempita Surabaya.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Ironisnya, berdasarkan keterangan dari salah seorang guru yang enggan disebut namanya, rakor yang dimaksud justru berlangsung di dalam lingkungan sekolah. Informasi ini menimbulkan tanda tanya besar dan menambah kuat dugaan adanya upaya menghindar dari sorotan publik terkait isu pungutan liar yang kini sedang bergulir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, sejumlah wali murid mengaku keberatan dengan adanya iuran bulanan sebesar Rp200 ribu yang diberlakukan kepada setiap siswa. Praktik tersebut dinilai tidak sesuai dengan regulasi pendidikan nasional, terutama Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 yang secara tegas melarang pungutan dalam bentuk apa pun di satuan pendidikan negeri.

Baca Juga :  Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Kondisi ini memantik kecurigaan publik akan adanya pelanggaran serius terhadap prinsip pendidikan gratis yang dijamin oleh negara. Sejumlah kalangan mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur serta Inspektorat Gresik untuk segera turun tangan memeriksa dugaan penyimpangan tersebut.

Apalagi, sikap tertutup dan tidak kooperatif dari pihak sekolah justru semakin memperkeruh suasana. Media yang seharusnya menjadi mitra kontrol sosial publik justru diperlakukan tidak semestinya.

Tim awak media memastikan akan terus menelusuri kebenaran kasus ini dan membuka fakta-fakta di lapangan secara utuh. Publik berhak tahu bagaimana praktik pengelolaan dana di SMA Negeri 1 Balongpanggang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sekolah negeri unggulan di wilayah selatan Gresik.

Baca Juga :  Program IRPOM Desa Tembelang Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Petani Dusun Ngampel Optimistis Tingkatkan Hasil Panen

“Kami hanya ingin transparansi dan kejelasan. Jangan sampai ada praktik yang memberatkan siswa dan orang tua,” tegas salah satu wali murid saat ditemui redaksi.

Kasus ini kini tengah menjadi perbincangan hangat di masyarakat Balongpanggang. Jika benar terbukti adanya pungutan liar, maka tindakan tegas harus segera diambil agar dunia pendidikan tidak tercoreng oleh oknum yang menyalahgunakan jabatan. (Tim/red*)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi “KLIK KOSMA”
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Wapresma UNU Pasuruan Hadir Sebagai Pemantik, Mahasiswa Baru Sukses Inisiasi “KLIK KOSMA”

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Berita Terbaru