Warga Lawang, Malang Mengeluh, Terkait Air PDAM Sering Mati Selama Dua Bulan

- Redaksi

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluhan warga, kondisi air PDAM mati hampir 2 bulan, di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang  (Dok. Harianjatim.id)

Keluhan warga, kondisi air PDAM mati hampir 2 bulan, di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang (Dok. Harianjatim.id)

Malang. Harianjatim.id – Dengan Visi Menjadi Perusahaan Umum Daerah Terbaik di Jawa Timur Tahun 2024, dan Misi Memberikan Pelayanan Prima dalam
Meningkatkan Produktivitas SDM Melalui Pemberdayaan dan Kesejahteraan
Membangun Sistem Informasi dan Komunikasi Terintegrasi
Melaksanakan Konservasi Sumber Air Secara Konsisten.

Dengan Visi dan Misi Perumda Tirta Kanjuruhan seperti itu diduga hanya bualan belaka, pasalnya apa yang dialami salah satu pelanggan asal Kecamatan Lawang berbanding terbalik dengan kondisi dilapangan.

Anton Sujarwo salah satu pelanggan PDAM Unit Lawang sangat kecewa dengan lambatnya pelayanan, hal itu dikarenakan sudah dua bulan Air dirumahnya sering mati.

“Sudah dua bulanan air dirumah saya sering mati, terkadang hidupnya pada tengah malam dan itupun mengalir kecil,” keluh Anton.

Kepada awak media, Anton juga menyampaikan bahwa dirinya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak PDAM Unit Lawang melalui pesan Whatsapp.

“Saya sudah melaporkan ke petugas kontrol meteran dan Kepala Teknik PDAM Unit Lawang, bahkan sampai ke bagian Humas kantor pusat Perumda Tirta Kanjuruhan Malang,” beber Anton.

Baca Juga :  PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Saat ditanya langkah selanjutnya apa yang akan dilakukan, kepada awak media Anton dan para pelanggan PDAM Unit Lawang lainnya akan menghitung kerugian yang diakibatkan air mati.

“Selama ini banyak warga dan pengusaha yang mengadu ke saya, kasian akibat air PDAM mati mereka mengalami banyak kerugian, contoh cuci pakaian harus pakai jasa Loundry, cuci kendaraan juga harus ke cucian motor atau mobil, awalnya masak air sekarang harus beli air galon, apalagi dari pihak pengusaha pasti banyak dirugikan,” ungkap Anton.

Baca Juga :  Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Humas Perumda Tirta Kanjuruhan, Wahyu Darmawan melalui aplikasi Whatsapp, menyampaikan bahwa Pengaduan dari Lawang saya teruskan ke teman-teman ya pak supaya segera ada tindaklanjut. Jum’at, 07/02/2025

“Terkait pengaduan serta keluhan dari pelanggan di Kecamatan Lawang ,segera kami tindaklanjuti ke petugas di lapangan ya pak, agar permasalahan segera bisa diatasi”, tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman
Garda Depan Transparansi PTSL 2026, Pokmas Desa Kranggan Malang Tegas Patuhi SKB Tiga Menteri
Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang
PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini
Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026
Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026
Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:28 WIB

Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WIB

Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:01 WIB

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:51 WIB

Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:24 WIB

Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026

Berita Terbaru