Pembangunan Rabat Beton Jalan Poros Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk Patut Di Kaji Ulang

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak bangunan rabat beton belum genap 1 bulan sudah pecah-pecah (Dok. Harianjatim.id)

Nampak bangunan rabat beton belum genap 1 bulan sudah pecah-pecah (Dok. Harianjatim.id)

Lamongan, Harianjatim.id – Program pemerintah pusat yang kini di titik beratkan pada sektor pembangunan dan pengembangan perekonomian desa seolah tak mendapatkan apresiasi dari pemerintahan yang ada di tingkat bawah yaitu pemerintahan desa.

Hal ini tercermin jelas apa yang terjadi pada pembangunan rabat beton yang ada di jalan Dusun Penjalinulung, Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, pembangunan rabat beton yang menjadi sorotan publik ini ditemukan banyak mengalami kerusakan, padahal menurut masyarakat sekitar, pekerjaan tersebut baru saja dibangun kurang lebih 1 bulan yang lalu.

Baca Juga :  Garda Depan Transparansi PTSL 2026, Pokmas Desa Kranggan Malang Tegas Patuhi SKB Tiga Menteri

Dalam hal ini, masyarakat hanya berharap agar Pemerintah Desa bisa lebih memperhatikan kualitas bangunan dan tidak hanya asal membangun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap pemerintah desa memikirkan kualitas bangunan agar tidak terjadi kerusakan seperti ini,” ujar salah satu warga.

karena pembangunan rabat beton tersebut tidak dilengkapi dengan papan nama proyek atau banner yang menjelaskan sumber anggaran dari mana, lebar berapa, tebal berapa dan tim pelaksananya siapa, Saat tim investigasi awak media harian jatim.id mencoba mengkonfirmasi pembangunan tersebut kepada Kepala Desa Bronjong, Budi Purwanto, ia sulit ditemui dan tidak ada respons melalui telepon celulernya.

Baca Juga :  PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Selanjutnya tim menggali informasi ke kantor desa untuk mendapatkan ke valitan terkait pembangunan rabat beton tersebut, dari banner APBDes di kantor desa.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang

Terungkap bahwa anggaran untuk rabat beton di Dusun Penjalinulung tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa ( DD ) tahun 2025 sebesar Rp 140 juta, oleh karena itu dari hasil temuan ini Tim investigasi awak media akan menindak lanjuti ke pihak dinas terkait dan kecamatan untuk mengetahui lebih lanjut tentang pembangunan yang sudah mengalami kerusakan tersebut monevnya bagaimana dan sistemnya bagaimana.(bersambung) (Win)

Berita Terkait

Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman
Garda Depan Transparansi PTSL 2026, Pokmas Desa Kranggan Malang Tegas Patuhi SKB Tiga Menteri
Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang
PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini
Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026
Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026
Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:28 WIB

Program PTSL 2026 Desa Kemiri Kepanjen, Fokus 500 Bidang Pada Lahan Pemukiman

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:17 WIB

Antusiasme Warga Dalam Program PTSL 2026 Desa Tumpang Malang Target Kuota 500 Bidang

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:01 WIB

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:51 WIB

Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:24 WIB

Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026

Berita Terbaru