Lamongan, Harianjatim.id – Program pemerintah pusat yang kini di titik beratkan pada sektor pembangunan dan pengembangan perekonomian desa seolah tak mendapatkan apresiasi dari pemerintahan yang ada di tingkat bawah yaitu pemerintahan desa.
Hal ini tercermin jelas apa yang terjadi pada pembangunan rabat beton yang ada di jalan Dusun Penjalinulung, Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, pembangunan rabat beton yang menjadi sorotan publik ini ditemukan banyak mengalami kerusakan, padahal menurut masyarakat sekitar, pekerjaan tersebut baru saja dibangun kurang lebih 1 bulan yang lalu.
Dalam hal ini, masyarakat hanya berharap agar Pemerintah Desa bisa lebih memperhatikan kualitas bangunan dan tidak hanya asal membangun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap pemerintah desa memikirkan kualitas bangunan agar tidak terjadi kerusakan seperti ini,” ujar salah satu warga.
karena pembangunan rabat beton tersebut tidak dilengkapi dengan papan nama proyek atau banner yang menjelaskan sumber anggaran dari mana, lebar berapa, tebal berapa dan tim pelaksananya siapa, Saat tim investigasi awak media harian jatim.id mencoba mengkonfirmasi pembangunan tersebut kepada Kepala Desa Bronjong, Budi Purwanto, ia sulit ditemui dan tidak ada respons melalui telepon celulernya.
Selanjutnya tim menggali informasi ke kantor desa untuk mendapatkan ke valitan terkait pembangunan rabat beton tersebut, dari banner APBDes di kantor desa.
Terungkap bahwa anggaran untuk rabat beton di Dusun Penjalinulung tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa ( DD ) tahun 2025 sebesar Rp 140 juta, oleh karena itu dari hasil temuan ini Tim investigasi awak media akan menindak lanjuti ke pihak dinas terkait dan kecamatan untuk mengetahui lebih lanjut tentang pembangunan yang sudah mengalami kerusakan tersebut monevnya bagaimana dan sistemnya bagaimana.(bersambung) (Win)









