Pembangunan Rabat Beton Jalan Poros Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk Patut Di Kaji Ulang

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak bangunan rabat beton belum genap 1 bulan sudah pecah-pecah (Dok. Harianjatim.id)

Nampak bangunan rabat beton belum genap 1 bulan sudah pecah-pecah (Dok. Harianjatim.id)

Lamongan, Harianjatim.id – Program pemerintah pusat yang kini di titik beratkan pada sektor pembangunan dan pengembangan perekonomian desa seolah tak mendapatkan apresiasi dari pemerintahan yang ada di tingkat bawah yaitu pemerintahan desa.

Hal ini tercermin jelas apa yang terjadi pada pembangunan rabat beton yang ada di jalan Dusun Penjalinulung, Desa Bronjong, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, pembangunan rabat beton yang menjadi sorotan publik ini ditemukan banyak mengalami kerusakan, padahal menurut masyarakat sekitar, pekerjaan tersebut baru saja dibangun kurang lebih 1 bulan yang lalu.

Baca Juga :  DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat

Dalam hal ini, masyarakat hanya berharap agar Pemerintah Desa bisa lebih memperhatikan kualitas bangunan dan tidak hanya asal membangun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap pemerintah desa memikirkan kualitas bangunan agar tidak terjadi kerusakan seperti ini,” ujar salah satu warga.

karena pembangunan rabat beton tersebut tidak dilengkapi dengan papan nama proyek atau banner yang menjelaskan sumber anggaran dari mana, lebar berapa, tebal berapa dan tim pelaksananya siapa, Saat tim investigasi awak media harian jatim.id mencoba mengkonfirmasi pembangunan tersebut kepada Kepala Desa Bronjong, Budi Purwanto, ia sulit ditemui dan tidak ada respons melalui telepon celulernya.

Baca Juga :  Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Selanjutnya tim menggali informasi ke kantor desa untuk mendapatkan ke valitan terkait pembangunan rabat beton tersebut, dari banner APBDes di kantor desa.

Baca Juga :  Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan

Terungkap bahwa anggaran untuk rabat beton di Dusun Penjalinulung tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa ( DD ) tahun 2025 sebesar Rp 140 juta, oleh karena itu dari hasil temuan ini Tim investigasi awak media akan menindak lanjuti ke pihak dinas terkait dan kecamatan untuk mengetahui lebih lanjut tentang pembangunan yang sudah mengalami kerusakan tersebut monevnya bagaimana dan sistemnya bagaimana.(bersambung) (Win)

Berita Terkait

DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani
Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang
MAN 2 Kota Malang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Malang Ke-112
Sampaikan LKPJ Tahun 2025, Bupati Rusdi Sutedjo Ungkap Kenaikan Signifikan IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Pasuruan
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Penyampaian LKPJ Merupakan Kewajiban Konstitusional Pemerintah Daerah
Aksi Demo Warga Prigen, Tolak Keras Alih Fungsi Hutan Tretes Jadi Kawasan Berkedok Wisata

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:15 WIB

DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat

Rabu, 8 April 2026 - 15:36 WIB

Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan

Senin, 6 April 2026 - 11:32 WIB

Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Sabtu, 4 April 2026 - 21:18 WIB

Respon Cepat Keluhan Warga, Tim URC DPUTR Gresik Benahi Jalan Berlubang di Balongpanggang

Kamis, 2 April 2026 - 13:50 WIB

MAN 2 Kota Malang Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Malang Ke-112

Berita Terbaru