Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Kunjungan duka Ketua Barikade Gus Dur Kabupaten Pasuruan, Moeslim, ke rumah almarhum Widi Nurcahyono di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Rabu (5/8/2026), mempertegas sorotan publik terhadap penanganan kasus dugaan penganiayaan oleh oknum kepolisian.

​Kedatangan Moeslim disambut langsung oleh kakak korban, Khoirul. Di hadapan Moeslim, pihak keluarga membeberkan kronologi memilukan di balik kepergian Widi. Korban awalnya dijemput dari tempat kerjanya atas dugaan keterlibatan judi online. Namun, tak berselang lama dari proses penangkapan oleh oknum anggota Polsek Beji tersebut, nyawa Widi tak tertolong saat berada di Puskesmas Beji.

Baca Juga :  Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan

​Tak tinggal diam, keluarga resmi menyeret dugaan penganiayaan ini ke ranah hukum melalui laporan ke Ditreskrimum dan Bidang Propam Polda Jawa Timur. Meski menolak tindakan autopsi jenazah di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, keluarga menegaskan komitmennya untuk menuntut keadilan.
​Langkah tegas keluarga tersebut mendapat dukungan penuh dari Barikade Gus Dur.

Moeslim mendesak aparat Polda Jatim untuk mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan

​”Kami berdiri bersama keluarga korban dalam mencari keadilan. Siapa pun yang terbukti bersalah, tanpa terkecuali harus diproses hukum. Kasus ini harus terang benderang demi kepastian hukum,” tegas Moeslim.

​Saat ini, proses penyelidikan di Polda Jawa Timur masih bergulir. Publik kini menanti ketegasan aparat dalam mengungkap kebenaran materiil berdasarkan bukti-bukti yang ada. (Red)

Berita Terkait

Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara
Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang
Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO
Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol
Residivis Curanmor Dibekuk, Kapolres Pasuruan Kembalikan Motor Curian Kepada Korban
Pria Asal Kalipucang Tutur Jadi Korban Penganiayaan, Kepalanya Dihantam Tabung Gas, Diduga Dendam Pribadi
Sikat Tiga Kejahatan Jalanan yang Meresahkan, Polres Pasuruan Gulung Komplotan Begal dan Residivis
Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:00 WIB

Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:01 WIB

Diduga Kabur Bawa Rp1 Miliar, Owner Arisan Bodong di Pasuruan Diburu Korban dan Didesak Jadi DPO

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:16 WIB

Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Pasuruan Gulung Tiga Pelaku Kriminal Menonjol

Berita Terbaru