Dituduh Markus dan Terima Uang 30 Juta, Terkait Kasus Narkoba, Kapolsek Purwosari Angkat Bicara

- Redaksi

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Ramainya pemberitaan soal tuduhan menerima uang sebesar 30 juta rupiah dari istri tersangka kasus narkoba, Kapolsek Purwosari, Polres Pasuruan,  AKP Hudi Supriyanto angkat bicara dan menegaskan bahwa hal itu tidak benar.

Kejadian tersebut bermula, saat terduga  (DN) ditangkap oleh Satresnarkoba, Polda Jatim, pada Februari lalu, dan saat ini, (DN) sendiri ditahan di Polres Pasuruan, setelah kasusnya diserahkan oleh pihak Polda Jatim, ke Satresnarkoba Polres Pasuruan.

Seperti yang diberitakan di beberapa media online Pasuruan sebelumnya, bahwa Kapolsek Purwosari, diduga telah menerima uang sebesar 30 juta rupiah dari seorang perempuan bernama Ifa yang selanjutnya menjanjikan bisa mengeluarkan suaminya (DN), dari penjara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Purwosari, AKP. Hudi Supriyanto,  saat dikonfirmasi awak media, di Mako, saat bersama Iptu Bambang Sugeng Hariyadi selaku Kasi Humas Polres Pasuruan, menjelaskan bahwa apa yang dituduhkannya itu adalah hal yang salah dan menganggapnya sebagai fitnah.

Baca Juga :  Lamban Ditangani, Kuasa Hukum Erwin Djohan Desak Kapolres Gelar Perkara Khusus Kasus Penyerobotan Lahan di Pandaan

“Saya tidak pernah menerima uang itu dari tangan ifa, dan saya juga tidak pernah menjanjikan. Justru saya ngomong, pada saat saya panggil dia ke Polsek dan ada saksinya yaitu saudaranya (Roni), Mbak, kalau mengeluarkan uang tolong hati-hati, ini musimnya orang cari panggung, itu yang sebenarnya”, ujarnya.

Selanjutnya, “Kok di plintir, bahwasanya saya bisa mengeluarkannya dalam waktu satu minggu, dari mana? Saya ketemu Ifa tiga kali, dan terakhir waktu mau besuk (mengunjungi) suaminya, justru Ifa tak kasih uang. Terus terang saya Kaget  mendengar tuduhan tersebut, kok sampai sebegitunya saya difitnah”, ucapnya.

Baca Juga :  Sindikat 'Suntik' LPG Subsidi di Pasuruan Dibongkar, 8 Orang Jadi Tersangka!

Dan ketika disinggung soal uang senilai 30 juta rupiah, seperti yang dituduhkan Ifa di dalam pemberitaan, Kapolsek Purwosari kembali lagi menegaskan “bahwa saya tidak menerima uang tersebut”.

“Yang jelas, faktanya seperti ini, kok dituduh seperti itu, kan aneh. Katanya ada video cctv waktu itu dirumah Opik, kalau saya menerima uang, dan saya katakan dengan tegas, bahwa itu tidak ada, Uang yang dimaksud itu, ternyata ada di Opik dan katanya masih utuh”, jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanya terkait pertemuan dirinya dengan istri tersangka yakni Ifa di rumah Opik, tepatnya di Desa Sekarmojo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Dirinya mengaku hanya memberikan wawasan, agar lebih berhati hati dan tidak mudah percaya begitu saja dengan tawaran yang bersifat menjanjikan.

Baca Juga :  Gerebek Sarang Narkoba di Prigen, Kapolres Pasuruan Pimpin Langsung Penangkapan 4 Pengedar

“Saya tidak kenal dengan yang namanya Ifa, dan hanya kenal dengan Opik. Waktu itu saya di telepon oleh Opik, minta tolong supaya membantu istri tersangka, tapi saya menolak. Berhubung ada kabar Ifa ini mau dipermainkan oleh pihak lain, disitu saya tergugah, hanya memberikan wawasan agar lebih berhati hati”, paparnya.

“Dan sekali lagi saya jelaskan, saya tidak menerima uang seperti yang dituduhkan itu”, tegasnya.

Berkaitan dengan adanya persoalan tersebut, dalam hal ini Ifa selaku istri dari tersangka (DN), juga dikabarkan sudah melapor ke Propam Polda Jatim. Dan hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Purwosari sendiri juga belum dipanggil oleh pihak Propam Polda Jatim, terkait laporan tersebut. (Red*)

Berita Terkait

Sindikat ‘Suntik’ LPG Subsidi di Pasuruan Dibongkar, 8 Orang Jadi Tersangka!
Lamban Ditangani, Kuasa Hukum Erwin Djohan Desak Kapolres Gelar Perkara Khusus Kasus Penyerobotan Lahan di Pandaan
Gerebek Sarang Narkoba di Prigen, Kapolres Pasuruan Pimpin Langsung Penangkapan 4 Pengedar
Biadab! Terdesak Utang Judol, Paman di Dayurejo Prigen Tega Habisi dan Bakar Keponakannya Demi Honda Beat
Modal Kunci T Rusak Stang Scoopy, Aksi Pencuri di Parkiran Akhirnya Diamankan Unit Reskrim Polsek Purwosari
Redam Bentrokan Massa, 3 Mobil Dinas Polsek Sukorejo Diamuk Kelompok Anarkis: Kapolres Pasuruan Angkat Bicara
Kasus Kematian Widi Usai Ditangkap Polsek Beji, Barikade Gus Dur Pasuruan Minta Usut Tuntas
Diduga Endus Praktek Pengangsu BBM di Pasuruan, Wartawan Sidoarjo Mengaku Diintimidasi Belasan Orang

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Sindikat ‘Suntik’ LPG Subsidi di Pasuruan Dibongkar, 8 Orang Jadi Tersangka!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Lamban Ditangani, Kuasa Hukum Erwin Djohan Desak Kapolres Gelar Perkara Khusus Kasus Penyerobotan Lahan di Pandaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Gerebek Sarang Narkoba di Prigen, Kapolres Pasuruan Pimpin Langsung Penangkapan 4 Pengedar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Biadab! Terdesak Utang Judol, Paman di Dayurejo Prigen Tega Habisi dan Bakar Keponakannya Demi Honda Beat

Kamis, 24 September 2026 - 14:15 WIB

Modal Kunci T Rusak Stang Scoopy, Aksi Pencuri di Parkiran Akhirnya Diamankan Unit Reskrim Polsek Purwosari

Berita Terbaru