Anggota Polsek Nongkojajar Bersama  Warga Evakuasi Korban Tanah  Longsor di Tlogosari

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tutur mengakibatkan tanah longsor yang menimpa dua dapur rumah warga serta sebuah kandang sapi di Dusun Tlogosari, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, pada Jumat (5/12/2025).

Satu warga, Sueb (42), meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Kapolsek Nongkojajar, AKP Budi Luhur Sedjati, mengatakan bahwa kejadian bermula ketika hujan lebat turun sejak pukul 14.00 WIB. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di belakang rumah korban namun belum mengenai bangunan.

Baca Juga :  Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS

“Pemilik kandang sempat mengevakuasi lima ekor sapinya. Saat hendak memindahkan sapi terakhir, longsor susulan terjadi pukul 18.00 WIB dan langsung menimbun korban serta satu ekor sapi,” ujar Kapolsek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material longsor memiliki tinggi dan lebar sekitar 20 meter. Upaya pencarian dilakukan anggota Polsek Nongkojajar bersama warga dan perangkat desa. Pada pukul 19.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sementara sapi yang tertimbun ditemukan masih hidup.

Baca Juga :  DPC LIN Pasuruan Sentil Aksi 'JN Soal Tambang Gunungsari: "Bukan APH, Jangan Buat Kegaduhan!"

Selain menelan korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan material. Dapur rumah milik Sueb rusak berat bersamaan dengan kandang sapi, dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Sementara dapur rumah milik warga lain, Malikah (50), juga tertimbun longsoran dengan taksiran kerugian Rp10 juta.

Kapolsek menambahkan bahwa keluarga korban menolak dilakukannya autopsi. “Pihak keluarga menyatakan bahwa korban meninggal murni akibat tertimbun material longsor dan langsung dimakamkan,” terang AKP Budi Luhur Sedjati.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengapresiasi gerak cepat jajaran Polsek Nongkojajar dan masyarakat dalam proses evakuasi. “Kami turut berduka dan memastikan penanganan cepat di lokasi. Polres Pasuruan akan terus berkoordinasi dengan pihak desa untuk mengantisipasi longsor susulan,” tegasnya. (Hum/Red*)

Berita Terkait

Dinilai Gagal Berantas Premanisme di PIER, PMII Pasuruan Kawal Laporan Korban Pengeroyokan ke Polda Jatim
Terkait Polemik Lahan Prasasti Cunggrang, Dua Kubu Bentrok, Korban Lapor Polisi
Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS
KIPAN Kota Pasuruan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Perang Lawan Narkoba
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
DPC LIN Pasuruan Sentil Aksi ‘JN Soal Tambang Gunungsari: “Bukan APH, Jangan Buat Kegaduhan!”
Biadab! Terdesak Utang Judol, Paman di Dayurejo Prigen Tega Habisi dan Bakar Keponakannya Demi Honda Beat
Pangkas Dana KIP hingga 70 %, Rektor UNUBA Bangil Bungkam dan Diduga Intimidasi Mahasiswa

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Dinilai Gagal Berantas Premanisme di PIER, PMII Pasuruan Kawal Laporan Korban Pengeroyokan ke Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Terkait Polemik Lahan Prasasti Cunggrang, Dua Kubu Bentrok, Korban Lapor Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:06 WIB

KIPAN Kota Pasuruan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Perang Lawan Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru