Warga Pencalukan, Prigen, Tuntut Kepala Koperasi Raksa (Belerang) Dibebaskan, Tanpa Syarat

- Redaksi

Senin, 2 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Mediasi, Warga Pencalukan, Prigen, saat mengajukan tuntutannya, di Kelurahan Pencalukan. (Dok. Harianjatim.id)

Suasana Mediasi, Warga Pencalukan, Prigen, saat mengajukan tuntutannya, di Kelurahan Pencalukan. (Dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Kantor Tahura (Taman Hutan Raya) yang berada di kawasan pemukiman navila graha, Pasuruan digerudug warga, dan menduduki kantor Tahura, dengan tuntutan pembebasan Kepala Koperasi Raksa (belerang) yang ditahan sejak hari selasa.

Adapun penahanan Kepala Koperasi Raksa (Belerang), SY atas beberapa tuduhan dengan bukti pelaporan yang tidak sesuai dengan fakta yang ada di lokasi.

Dari masalah penebangan pohon, yang pada faktanya pohon tumbang, karena faktor alam dan menghalangi akses jalan, maka dari itu warga atau pekerja pencari belerang berinisiatif untuk melakukan pemotongan pohon tumbang agar akses jalan bisa dilewati.

Dan foto longsor jalan karena faktor alam, itu diambil sebelum adanya perbaikan jalan oleh pekerja tambang dan warga dengan support dana pembangunan dari SY.

Atas penahanan SY, sekarang warga dan pekerja tambang tidak bisa melakukan aktifitas pekerjaannya.

Salah satu warga (SK), menyampaikan permohonan kepada Dinas Kehutanan, Jawa Timur, untuk segera, membebaskan Syamsul, dalam waktu 1X24 jam, tidak ada kata lain, pokoknya harus bebas.

Baca Juga :  Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht

“Kami meminta kepada Dinas terkait, untuk segera, membebaskan syamsul, tanpa syarat, karena apa yang dilakukan demi lancarnya akses jalan, akibat pohon tumbang”, tegasnya. Senin, 02/09/2024

Menurut keterangan Sudrajat selaku perwakilan dari UPT. Tahura Malang, pihaknya sudah menyampaikan aspirasi dari masyarakat ke Pimpinan.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Pimpinan, jadi kita tunggu dulu, instruksi atau jawaban dari Pimpinan, untuk langkah selanjutnya”, jelasnya kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Melalui telfon aplikasi whatsapp, Suep Efendi SH. selaku pengacara dari pihak terlapor, meminta kepada pihak UPT. Tahura (Taman Hutan Raya) Malang, agar segera mencabut laporannya di Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Kami selaku Pengacara dari terlapor, sudah mengajukan permohonan atau permintaan kepada UPT. Tahura Malang, untuk segera mencabut laporannya di Gakkum KLHK Jawa Timur”, terangnya. (Red*)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru