Pasuruan, Harianjatim.id – Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, dalam reses anggota MPR RI Dr. HM. Misbakhun dilakksanakan di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang bertema membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, dihadiri oleh Anggota MPR RIi Dr. HM. Misbakhun, Forkopimca Gempol, AKD dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Gempol, jajaran Pemdes beserta tokoh-tokoh masyarakat Desa Randupitu.
Dalam sambutanya Kades Randupitu Mochammad Fuad mengapresiasi kehadiran Misbakhun. Dihadapan Ketua Komisi XI itu, Fuad mengenalkan potensi yang dicapai oleh Desa Randupitu, dan berharap dapat terus bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada, tak terkecuali dengan DPR RI
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan adanya sosialisasi ini, komunikasi bisa lebih terjalin dengan baik dan bisa bersinergi, karena kami punya potensi yang iharus dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat, Kami punya pengolahan sampah, penggemukan bebek, batik khas, dan tahun ini akan menggarap melon hidroponik”, jelasnya.
Selanjutnya Anggota MPR RI, HM. Misbakhun apresiasi kepada Pemdes Randupitu. Politisi asal Partai Golkar ini memuji Pemdes Randupitu cukup sukses menerapkan Desa berbasis digitalisasi.
Hal tersebut langsung disampaikan saat HM. Misbakhun saat memberikan materi sosialisasi dengan tema “Ekonomi Kerakyatan Yang Berkeadilan” di Balai Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (23/4/2025).
“Saya bersyukur bisa ketemu generasi yang luar biasa, bahwa Pemdes Randupitu sangat innovatif dan kreatif, Desa yang menggunakan instrumen digital biar dikenal luas, maka wajib didukung. Keinginan maju ini harus jadi keinginan bersama”, ungkapnya.
Ia juga menambahkan secara ide Koperasi Merah Putih memang dari Pemerintah Pusat, tetapi kreativitas harus dimulai dari bawah. Karena tujuannya, meningkatkan produktivitas di tingkat masyarakat desa.
“Produktivitas itu macam-macam, seperti di sini, mengolah sampah menjadi bahan yang bermanfaat. Kalau keterlibatan masyarakat, pemerintah, dan stakeholder makin besar, maka akan membuat desa makin maju”, tuturnya. .
Dalam sesi tanya jawab, menanggapi keluhan wargai, HM. Misbakhun memastikan akan mengupayakan bantuan. Ia akan menurunkan tim untuk membahas teknisnya. Sedangkan untuk kesejahteraan guru, ia siap mendukung dan bakal menyampaikan aspirasi ini sampai ke tingkat kementerian.
“Saya pastikan akan berusaha membantu mencarikan solusi, terkait teknisnya akan saya bicarakan lebih khusus, kalau untuk guru PAUD, aspirasi ini layak dikawal dan Kita akan carikan solusinya kepada mitra-mitra kerja kita di DPR RI,” tutupnya. (Red*)









