Reses Anggota MPR RI HM. Misbakhun di Desa Randupitu, Gempol, Membangun Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan

- Redaksi

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HM Misbakhun saat berikan Sosialisasi wawasan kebangsaan di Desa Randupitu  (Dok. Harianjatim.id)

HM Misbakhun saat berikan Sosialisasi wawasan kebangsaan di Desa Randupitu (Dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, dalam reses anggota MPR RI Dr. HM. Misbakhun dilakksanakan di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang bertema membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, dihadiri oleh Anggota MPR RIi Dr. HM. Misbakhun, Forkopimca Gempol, AKD dan seluruh Kepala Desa se Kecamatan Gempol, jajaran Pemdes beserta tokoh-tokoh masyarakat Desa Randupitu.

Dalam sambutanya Kades Randupitu Mochammad Fuad mengapresiasi kehadiran Misbakhun. Dihadapan Ketua Komisi XI itu, Fuad mengenalkan potensi yang dicapai oleh Desa Randupitu, dan berharap dapat terus bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada, tak terkecuali dengan DPR RI

“Dengan adanya sosialisasi ini, komunikasi bisa lebih terjalin dengan baik dan bisa bersinergi, karena kami punya potensi yang iharus dikembangkan guna meningkatkan perekonomian masyarakat, Kami punya pengolahan sampah, penggemukan bebek, batik khas, dan tahun ini akan menggarap melon hidroponik”, jelasnya.

Selanjutnya Anggota MPR RI, HM. Misbakhun apresiasi kepada Pemdes Randupitu. Politisi asal Partai Golkar ini memuji Pemdes Randupitu cukup sukses menerapkan Desa berbasis digitalisasi.

Hal tersebut langsung disampaikan saat HM. Misbakhun saat memberikan materi sosialisasi dengan tema “Ekonomi Kerakyatan Yang Berkeadilan” di Balai Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga :  Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

“Saya bersyukur bisa ketemu generasi yang luar biasa, bahwa Pemdes Randupitu sangat innovatif dan kreatif, Desa yang menggunakan instrumen digital biar dikenal luas, maka wajib didukung. Keinginan maju ini harus jadi keinginan bersama”, ungkapnya.

Ia juga menambahkan secara ide Koperasi Merah Putih memang dari Pemerintah Pusat, tetapi kreativitas harus dimulai dari bawah. Karena tujuannya, meningkatkan produktivitas di tingkat masyarakat desa.

“Produktivitas itu macam-macam, seperti di sini, mengolah sampah menjadi bahan yang bermanfaat. Kalau keterlibatan masyarakat, pemerintah, dan stakeholder makin besar, maka akan membuat desa makin maju”, tuturnya. .

Baca Juga :  Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Dalam sesi tanya jawab, menanggapi keluhan wargai, HM. Misbakhun memastikan akan mengupayakan bantuan. Ia akan menurunkan tim untuk membahas teknisnya. Sedangkan untuk kesejahteraan guru, ia siap mendukung dan bakal menyampaikan aspirasi ini sampai ke tingkat kementerian.

“Saya pastikan akan berusaha membantu mencarikan solusi, terkait teknisnya akan saya bicarakan lebih khusus, kalau untuk guru PAUD, aspirasi ini layak dikawal dan Kita akan carikan solusinya kepada mitra-mitra kerja kita di DPR RI,” tutupnya. (Red*)

 

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru