Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

- Redaksi

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Sejumlah warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD) mengeluh karena ulah oknum Kepala Dusun Sukodani (KH) yang memotong bantuan tersebut tanpa ada alasan yang jelas.

Dugaan pemotongan dana bantuan sosial mulai merebak dalam penyaluran BLT DD tahap akhir tahun 2025. Sejumlah warga penerima manfaat mengaku dimintai uang antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu oleh oknum kasun (KH) yang menjabat sebagai Kepala Dusun Sukodani.

Baca Juga :  Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan

Menurut keterangan warga Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) seharusnya ia terima utuh sebesar Rp.900 ribu/per tiga bulan, tidak sampai ke tangan warga secara penuh, masalahnya ada pemotongan yang dilakukan dengan alasan yang klasik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak berani menolak, takut nanti tidak dapat bantuan lagi,” ungkap salah satu warga.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Ngabar, juga menambahkan bahwa praktik tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Karena bantuan itu merupakan program negara untuk membantu warga miskin untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, bukan justru malah dipotong oleh oknum perangkat desa.

Baca Juga :  Akhiri Stagnasi 2,5 Tahun, DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Sahkan Tiga Raperda Non-APBD 2026

“Jika dugaan ini benar, maka tindakan tersebut berpotensi melanggar ketentuan penyaluran bantuan sosial yang mengamanahkan bahwa dana bantuan harus diterima utuh tanpa potongan dalam bentuk apa pun”, jelas salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.

Warga Dusun Sukodani, Desa Ngabar sepakat mengharapkan Kasun Sukodani (KH) mau mengundurkan diri dari jabatannya secara sukarela karena sudah menimbulkan preseden buruk dan gejolak di tengah masyarakat. Minggu, 05/04/2026

Baca Juga :  Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif 'Jawara'

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kasun Sukodani Desa Ngabar KH melalui pesan maupun by phone WhatsApp menyampaikan bahwa tuduhan yang disampaikan tersebut adalah tidak benar. Senin, 06/04/2026

“Tuduhan warga tersebut tidak benar, saya tidak pernah melakukan pungli, dan itu ada rekamannya setiap memberikan bantuan BLT DD ke warga, kalau saya dikasih secara sukarela oleh penerima bantuan memang iya tapi secara ikhlas, kita harus bisa bedakan antara pungli dan pemberian secara sukarela”, tegasnya. (Red*)

Berita Terkait

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini
Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026
Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026
Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL
Antusiasme Warga Desa Karangturi Terhadap Program PTSL Tahun 2026 Sangat Tinggi.
Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan
Sambut Program PTSL 2026, Warga Desa Ngrupit Ponorogo Antusias Urus Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:01 WIB

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:51 WIB

Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:24 WIB

Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:26 WIB

Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:16 WIB

Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Berita Terbaru