Pasuruan, Harianjatim.id – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Aliyah (MA) Kabupaten Pasuruan tahun 2025 sukses diselenggarakan pada 7–8 Mei 2025 di MAN 1 Pasuruan. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ajang ekspresi dan kompetisi yang sehat bagi siswa-siswi MA se-Kabupaten Pasuruan dalam bidang seni dan olahraga.
Acara dibuka secara resmi pada Rabu, 7 Mei 2025, oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Dr. H. Bahrul Ulum, M.Si. Penutupan dilaksanakan pada Kamis, 8 Mei 2025, yang ditandai dengan sambutan penutup dari Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Pasuruan, H. Bustanul Arifin, S.Pd., M.Si.
Peserta merupakan perwakilan dari seluruh Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MA di Kabupaten Pasuruan, termasuk dari MAN Insan Cendekia Pasuruan. Mereka berkompetisi secara sportif dalam berbagai cabang seni dan olahraga yang dipertandingkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada bidang seni, cabang yang dilombakan antara lain Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Fahmil Qur’an, Tahfidz, pidato bahasa Arab dan Inggris, cipta dan baca puisi, kaligrafi, pencak silat seni, penyanyi tunggal, serta desain grafis. Sementara di bidang olahraga, pertandingan meliputi bola voli, futsal, tenis meja, bulu tangkis, catur, serta atletik pada nomor lari 100 meter, 400 meter, dan 5.000 meter.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Dedikasi panitia serta semangat siswa menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan ini. Berdasarkan hasil akhir, KKM MAN 1 Pasuruan berhasil meraih gelar juara umum setelah mendominasi perolehan juara di berbagai cabang lomba.
Para juara pertama dari tiap cabang akan melanjutkan ke tingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang Porseni MA Tingkat Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Jember pada 6–9 Juli 2025.
Lebih dari sekadar perlombaan, Porseni MA Kabupaten Pasuruan 2025 menjadi sarana pengembangan karakter siswa madrasah—mendorong mereka menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, kompetitif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan sinergi antara panitia, pembina, dan peserta, kegiatan ini membuktikan bahwa madrasah memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berprestasi. (Sail)









