PKL Protes, Baliho Larangan UPT dan Kepala Pasar Bangil Mematikan Ekonomi Kerakyatan Tanpa Solusi

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pedagang kaki lima yang terdampak berkumpul di depan Pasar Bangil, protes karena sudah 2 mingguan tidak bisa berjualan (Dok. Harianjatim.id)

Para pedagang kaki lima yang terdampak berkumpul di depan Pasar Bangil, protes karena sudah 2 mingguan tidak bisa berjualan (Dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Pedagang kaki lima yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Bangil menjerit dan protes, atas kebijakan UPT dan Kepala Pasar Bangil untuk melakukan penertiban melarang PKL untuk berjualan di sepanjang depan Pasar Bangil.

Dengan dalih mengacu pada Perda Kabupaten Pasuruan No. 11 Tahun 2025 tentang penertiban dan pembinaa kegiatan pedagang kaki lima (PKL), mulai 24 November 2025, dilarang berjualan, parkir, serta bongkar muat di area depan pasar bangil, selama 24 jam sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Menurut keterangan wakil ketua paguyuban pasar Bangil M. Nursuki kepada awak media mengatakan bahwa saya bersama rekan-rekan pedagang yang lain, bukannya tidak mau ditertibkan, tetapi harusnya diberikan solusi, misalkan kalau pagi sampai sore hari nggak boleh jualan, mungkin malam hari dari jam berapa sampai jam berapa, kan kita masih bisa mencari nafkah untuk keluarga.

“Kami siap ditertibkan, tapi kami juga harus dikasih solusi, bagaimana kita masih bisa mencari nafkah untuk keluarga, jangan sampai kayak begini, mulai tanggal 24 November 2025 sampai sekarang kami tidak bisa berjualan, bagaimana nasib anak istri kami”, ungkapnya kepada awak media. 11/12/2025

Baca Juga :  Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Nursuki juga menambahkan, jika hal ini, Pemkab Pasuruan tidak segera memberikan solusi atau peduliĀ  kepada nasib kami, para pedagang yang terdampak (sekitar ada 125 pedagang) akan menggelar audensi ke Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.

“Jika Pemerintah Daerah tidak segera memberikan solusi atau peduli kepada nasib para pedagang di sini, kami akan mengadu kepada DPRD Kabupaten Pasuruan”, tegasnya.

Salah tokoh masyarakat Bangil Kabupaten Pasuruan, Muslimin merasa prihatin dengan nasib para pedagang kaki lima (PKL), harusnya Pemerintah Daerah dalam menerapkan kebijakan, harus memikirkan dampaknya, dan bisa memberikan solusi agar para pedagang ini masih bisa mencari nafkah.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

“Saya berharap Bupati Pasuruan, peduli dengan nasib para pedagang ini, dan segera mencarikan solusi terbaik agar pedagang masih bisa berjualan, Bupati harus serius mengatasinya,karena adalah masalah perut, menyangkut hajat hidup orang banyak, karena semua pedagang mempunyai keluarga”, tuturnya.

Saat dikonfirmasi oleg awak media, pada jum’at, 12 November 2025, Kepala UPT dan Kepala Pasar Bangil, di ruang kerjanya tidak ada ditempat.

“Saat ini Pimpinan kami sedang keluar dan tidak ada ditempat pak”, ujar salah satu staf kepada awak media. (Red*)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Sindikat ‘Suntik’ LPG Subsidi di Pasuruan Dibongkar, 8 Orang Jadi Tersangka!
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru