Laporan Dugaan Penipuan Yang Ditangani Polres Pasuruan Kota Mandek, Triwanto Korban Tuntut  Keadilan

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan Kota, Harianjatim.id – Hampir setahun berlalu pelaporan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan “Triwanto” warga perumahan Gendhis Asri, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, di Polres Pasuruan Kota hingga kini jalan ditempat atau belum ada kejelasan.

Laporan tersebut dibuat oleh “Triwanto” pada tanggal 18 Juni 2025 dengan laporan Polisi Nomor: LP/PASURUAN : 128/2025/ POLDA JATIM. Pelapor atau korban mengaku mengalami kerugian senilai Rp. 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah).

“Kasus penipuan dan penggelapan yang saya alami sudah saya laporkan ke Polres Pasuruan dan hampir satu tahun sampai sekarang belum ada titik terang, saya berharap pihak Kepolisian Polres Pasuruan Kota segera memproses kasus ini dan menangkap pelaku,” ucap Triwanto dengan wajah sedih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan kuasa hukum korban atau pelapor dari Lembaga Bantuan Hukum TNT ( LBH-TNT ) Kukuh Priyo Prayitno, S.H., mengatakan, dugaan penipuan dan penggelapan yang dialami klien kami bermula dari ajakan tetangga korban bernama MJ yang disebut sebagai pemilik usaha alas kaki dan hal ini sudah dilaporkan klien kami hampir setahun yang lalu.

Baca Juga :  Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

“MJ meyakinkan korban untuk menginvestasikan uangnya kepada DT yang di bilang sebagai pengusaha besar di bidang alas kaki dan klien kami ini dijanjikan keamanan modal serta keuntungan usaha. Bahkan, MJ di awal transaksi sempat menjaminkan mobil Inova nya kepada korban sebagai bentuk kepercayaan”, terang kuasa hukum korban ke awak media. Kamis (29/01/2026)

Lebih lanjut kuasa hukum pelapor mengatakan, atas bujuk rayu tersebut, korban kemudian menyetujui perjanjian kerja sama penanaman modal yang dibuat pada 22 Agustus 2024 senilai lebih kurang 500 juta rupiah. Uang tersebut kemudian diserahkan kepada DT via transfer bank, disertai kesepakatan bahwa DT akan membayar angsuran pinjaman korban di Bank dan membagikan hasil laba dari usaha tersebut.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

“Seiring berjalanya waktu, kewajiban itu tidak pernah dipenuhi DT, namun hanya membayar angsurannya selama enam bulan dan setelah itu terlapor sulit untuk dihubungi. Setelah kami datangi IM selaku atas nama BPKB mobil yang di jaminkan DT ke korban dan melakukan penelusuran lebih lanjut mengatakan bahwa usaha yang diklaim milik DT dalam keadaan bermasalah,” tambah Kukuh Priyo Prayitno, S.H., advokat LBH TNT.

Namun hampir satu tahun pelaporan kasus ini kami buat di Polres Pasuruan Kota guna mendapatkan keadilan dan hingga kini klien kami mengeluhkan kasus ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. lambannya penanganan, kasus ini menjadi sorotan penting, mengingat bahwa akses cepat terhadap keadilan merupakan hak bagi setiap warga negara termasuk klien kami.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

“Kami berharap aparat kepolisian dapat bekerja lebih cepat dan efektif dalam menindaklanjuti kasus ini.Sebagai bentuk keadilan, tindakan tegas dan penyelesaian mengingat kerugian materiil yang dialami oleh klien kami cukup besar, hal ini juga penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum”tukas kuasa hukum korban Kukuh Priyo Prayitno, S.H.

Sementara itu, dikonfirmasi, salah satu penyidik Agung Prasetyo, S.H yang menangani kasus ini saat diklarifikasi tim awak media melalui nomor WhatsAppnya, sayang belum ada klarifikasi atau jawaban terkait hal ini, hingga berita ini ditayangkan. (Red*)

Berita Terkait

Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu
Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras
Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang
Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!
Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan
Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Siasat “Es Batu & Air Panas” Terbongkar: Polres Pasuruan Gulung Sindikat Suntik LPG Subsidi
Terbukti Ancam Korban dengan Senjata Tajam, Warga Gerbo Divonis 5 Bulan Penjara

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:37 WIB

Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:52 WIB

Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang

Kamis, 23 April 2026 - 15:21 WIB

Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!

Selasa, 21 April 2026 - 12:54 WIB

Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan

Berita Terbaru