Diduga Lamban Tangani Perkara ND, YLBH Sarana Keadilan Rakyat Ajukan Permohonan Penjelasan ke Kapolres Pasuruan 

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Delapan bulan berlalu pelaporan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan warga Desa Pakukerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, belum juga ada kepastian hukum, pelapor keluhkan lambatnya penanganan Polres Pasuruan.

Laporan tersebut dibuat oleh Nurudin pada tanggal 19 Maret 2025 dengan laporan Polisi Nomor: LP/B/831//1/2025/SPKT/Po/POLDA Jatim hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Pelapor mengaku mengalami kerugian senilai Rp 130, 000, 000, – (Seratus Tiga Puluh Juta Rupiah) akibat tindak penipuan yang dilakukan oleh terlapor Sandi yang diduga tidak menepati janji untuk pembayaran barang yang sudah dijual ke orang lain

Baca Juga :  Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

“Kasus penipuan dan penggelapan yang saya alami sudah saya laporkan ke Polres Pasuruan dan hampir delapan bulan pelaku sampai sekarang belum ada titik terang, saya berharap pihak Kepolisian Polres Pasuruan segera memproses kasus ini dan menangkap pelaku,” ucap Nurudin dengan wajah sedih. Kamis (29/01/2026)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan kuasa hukum pelapor dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Sarana Keadilan Rakyat ( YLBH ) Heri Siswanto, S.H, M.H, Ardi Aprilianto, S.H, Herlin Rahmawati, S.H mengatakan, awal nya klien kami yang bernama Nurudin punya usaha nyetak barang-barang plastik dan pada tahun 2022 si terlapor Sandhi bertahap mengambil barang tanpa membayar hingga bernilai 143.000.000, dan kalau ditagih selalu berbohong, pernah juga klien kami di beri cek BRI tetapi kosong, jelas ini ada unsur penipuan dan penggelapan.

Baca Juga :  Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

“Merasa dirugikan klien kami akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Pasuruan guna mendapatkan keadilan. Meskipun delapan bulan telah berlalu sejak laporan dibuat, sampai saat kini kasus ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan,” terang kuasa hukum korban Heri Siswanto, S,H M.H

Hal yang tak jauh berbeda dikatakan Ardi Aprilianto, S.H, terkait lambannya penanganan, kasus ini menjadi sorotan penting, mengingat bahwa akses cepat terhadap keadilan merupakan hak bagi setiap warga negara termasuk klien kami.

Baca Juga :  Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

“Kami berharap aparat kepolisian dapat bekerja lebih cepat dan efektif dalam menindaklanjuti kasus ini.Sebagai bentuk keadilan, tindakan tegas dan penyelesaian mengingat kerugian materiil yang dialami oleh klien kami cukup besar, hal ini juga penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum”tegas Ardi.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kanit Tipikor IPDA Andre Yohanes N, S.Sos saat diklarifikasi melalui nomor WhatsAppnya, ia akan segera mengeceknya.

“Tak cek dulu ya,” terangnya dalam pesan WhatsApp. (Red*)

Berita Terkait

Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu
Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras
Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang
Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!
Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan
Biadab! Kakek di Purwodadi Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Warga Geram Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Siasat “Es Batu & Air Panas” Terbongkar: Polres Pasuruan Gulung Sindikat Suntik LPG Subsidi
Terbukti Ancam Korban dengan Senjata Tajam, Warga Gerbo Divonis 5 Bulan Penjara

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:37 WIB

Gerebek Tiga Lokasi dalam Dua Hari, Satresnarkoba Polres Pasuruan Gulung Empat Pengedar Sabu

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:52 WIB

Oknum Penyidik Polres Pasuruan Diduga Kirim Pesan Provokatif, Kuasa Hukum MAM Protes Keras

Minggu, 26 April 2026 - 16:28 WIB

Gerebek “Gudang” Pil Koplo di Sukorejo: Polres Pasuruan Sita 100 Ribu Butir Obat Terlarang

Kamis, 23 April 2026 - 15:21 WIB

Isu Restorative Justice Kasus Pembacokan Purwosari Menyeruak, PUSAKA: Jangan Ciderai Supremasi Hukum!

Selasa, 21 April 2026 - 12:54 WIB

Ayah Korban Resmi Laporkan Dugaan Pelecehan Anak di Bawah Umur di Purwodadi ke Polres Pasuruan

Berita Terbaru