Deteksi Dini, Rutan Bangil Gelar Inspeksi Mendadak, Pemeriksaan Blok serta Tes Urine WBP

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta memastikan lingkungan Rumah Tahanan tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba, Rutan Kelas IIB Bangil kembali melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) rutin di blok kamar hunian warga binaan, disertai dengan tes urine acak pada Selasa (23/09).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Nugroho Adjie Wibowo, dan didampingi oleh staf KPR, regu pengamanan siang, serta tim kesehatan Rutan Bangil. Sebanyak 5 warga binaan yang dipilih secara acak menjalani pemeriksaan urine sebagai bagian dari komitmen pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Sidak diawali dengan pemeriksaan fisik kamar hunian, barang bawaan, serta kondisi lingkungan blok. Hasil pemeriksaan tidak ditemukan benda terlarang ataupun pelanggaran tata tertib. Proses tes urine dilakukan secara profesional oleh tim kesehatan, dan seluruh hasil dinyatakan negatif dari zat terlarang.

Kepala KPR, Nugroho Adjie Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas pengamanan yang konsisten dilakukan. “Kami ingin memastikan bahwa lingkungan Rutan Bangil tetap steril dari narkoba dan benda terlarang lainnya. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, bersih, dan tertib,” ujarnya.

Baca Juga :  Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Rutan Bangil akan terus berupaya memperkuat pengawasan serta mendorong pola hidup sehat di kalangan warga binaan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan proses pembinaan dapat berjalan maksimal dengan lingkungan yang bebas dari gangguan keamanan dan pengaruh negatif. (hum/red*)

Berita Terkait

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes
Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan
Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar
Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat
DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45 WIB

Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat

Berita Terbaru