Jejak Hijau, Aksi Penanaman 10.000 Bibit Pohon Kelapa Serentak di Malang, Dihadiri Kepala Rutan Bangil 

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, Harianjatim.id – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil, Yanuar Rinaldi, menghadiri aksi penanaman 10.000 bibit pohon kelapa secara serentak yang digelar oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dan tersambung melalui Zoom Meeting bersama seluruh jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 13 program akselerasi dalam mendukung program nasional ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi penanaman berlangsung serentak pada Selasa, (09/09) dengan pusat kegiatan di SAE Ngajum, Kabupaten Malang, serta diikuti secara bersamaan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Timur. Di SAE Ngajum sendiri, tercatat sebanyak 1.631 pohon ditanam oleh jajaran Pemasyarakatan dan 1.700 pohon oleh jajaran Imigrasi.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Secara rinci, dari total 10.000 bibit pohon kelapa yang ditanam, sebanyak 5.000 dialokasikan untuk jajaran Pemasyarakatan dan 5.000 untuk jajaran Imigrasi. Selain penanaman di SAE Ngajum, pada UPT lainnya di Jawa Timur juga tercatat kontribusi besar, yakni 3.369 pohon dari Pemasyarakatan dan 3.300 pohon dari Imigrasi. Hal ini menegaskan komitmen bersama untuk melestarikan lingkungan dan mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang ada di masing-masing UPT.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya simbolis, melainkan langkah nyata Pemasyarakatan dan Imigrasi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus memberi manfaat ekonomi jangka panjang. “Penanaman pohon kelapa ini diharapkan menjadi wujud kontribusi nyata jajaran Kemenkumham dalam menjaga bumi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban 'Rekrutmen Bodong' RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Sementara itu, Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan komitmen pihaknya dalam menyukseskan program ini. “Kami siap merawat dan mengoptimalkan hasil penanaman bibit kelapa ini, sehingga nantinya bisa menjadi sumber daya yang bermanfaat, baik bagi lingkungan maupun bagi pembinaan kemandirian warga binaan,” ujarnya. Yanuar juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. (Hum/red*)

Berita Terkait

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes
Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan
Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar
Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat
DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45 WIB

Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat

Berita Terbaru