Warga Banjiran Resah, Gegara Konflik Dengan Kasunnya, NK Oknum Pegawai PUBM, Bikin Status Blacklist Proyek Jalan

- Redaksi

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Status WA, NK oknum pegawai Korcam PUBM, yang membuat resah warga Dusun Banjiran Purwodadi (Dok. Harianjatim.id)

Dua Status WA, NK oknum pegawai Korcam PUBM, yang membuat resah warga Dusun Banjiran Purwodadi (Dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Warga Banjiran Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan resah, karena status di WA, NK oknum pegawai Korcam PUBM menyampaikan blacklist terkait proyek peningkatan aksebilitas transportasi di ruas jalan Banjiran–cowek atau open Banjiran.

Hal tersebut membuat resah dan gaduh dikalangan warga masyarakat Dusun Banjiran, karena mereka merasa khawatir proyek akses jalan yang menghubungkan antara Dusun Banjiran- Desa Cowek terancam batal, akibat status WA oknum pegawai PUBM, yang terlihat meyakinkan.

Menurut penuturan salah satu warga yang enggan disebutkan namanya dan mewakili warga yang lain menyampaikan, akibat status WA yang disampaikan oleh Oknum pegawai Korcam PUBM (NK), membuat khawatir kita semua.

“Iyaa mas, kami semua merasa sangat khawatir atas penyampaian NK di status WAnya, yang menyatakan blacklist proyek jalan yang menghubungkan antara Banjiran-cowek, Gegara Kasun memojokkan keluarganya”, ungkapnya. Rabu, 19/02/2025

Dalam status WA (NK) yang pertama jelas, dalam daftar nama proyek peningkatan aksebilitas transportasi Dusun Banjiran ditandai, dengan keterangan, “Gara Kasunnya memojokkan keluarga saya, yo tak blacklist tah, mohon maaf nggih warga Banjiran”.

Baca Juga :  Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Lebih lanjut warga juga menambahkan, setelahnya ada status lagi, dengan posting foto bersama seseorang dengan keterangan “Bicara tentang pembatalan proyek PL aspal hotmix ruas Banjiran-Cowek atau open Banjiran bersama Wakabid BM”.

“Dari dua status NK tersebut, kami hampir semua warga Banjiran resah dan khawatir, kalau proyek tersebut benar-benar diblacklist (dibatalkan) oleh Dinas PUBM”, jelasnya dengan nada cemas.

Kami berharap, kalau NK ada konflik dengan Kasun ataupun dengan jajaran Pemerintah Desa setempat, janganlah mengorbankan kepentingan umum demi kepentingan pribadi, jangan mencampuradukkan antara pekerjaan dengan urusan keluarganya, tutur warga.

Baca Juga :  Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Saat dikonfirmasi oleh awak media, melalui aplikasi Whatsapp pada Rabu, 19 februari 2025, terkait status WAnya yang membuat gaduh dan panik warga, Nk enggan menjawab, meski sudah centang biru alias sudah dibaca.

Saat ini awak media masih berusaha konfirmasi ke Wakabid BM, tetapi masih kesulitan karena masih belum menemukan aksesnya dan sampai berita ditayangkan pada hari ini, kamis 20 februari 2025, NK juga masih belum berkomentar. (Red*)

Bersambung…

Berita Terkait

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes
Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan
Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar
Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat
Tersudut dalam Kasus Pemalsuan Keterangan Alamat, Terlapor AS: “Aktor Intelektualnya SRD!”
DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45 WIB

Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat

Berita Terbaru