Sidoarjo, Harianjatim.id – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subyanto, yang tercantum dalam “Asta Cita”, Kapolsek Tulangan AKP. Abdul Cholil, SH, beserta Jajaranya mengajak Kepala Desa Kepatihan H, Rigor Putra Tama, Sekdes H. Novianto, beserta semua Perangkat Desa dan warga masyarakat Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, untuk menanam sayur. Jum’at,13/12/2024.
Terlihat antusias dan semangat sekali Kapolsek Tulangan beserta Anggotanya juga Kepala Desa, beserta Perangkat Desa Kepatihan, setelah Senam Pagi sampai siang dan setelah Sholat Jum’at dilanjutkan lagi Aktivitas untuk memanfaatkan lahan serta pekarangan yang terlihat kosong baik disamping kanan dan kiri Masjid AT TAUBAH Kedurus, juga di pekarangan rumah warga dengan menanami semua jenis bibit sayur sayuran juga bibit tanaman lainnya.
Penanaman dengan sistem hidroponik, bisa dapat menghasilkan dan bermanfaat buat warga desa Kepatihan, seperti menanam sayuran Sawi, Bayam, Wortel, Serai, Kemangi, Cabe Merah, Cabe Hijau, Cabe Rawet, Tomat, Brocoli, Terong, dan lain lain,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Tulangan, AKP. Abdul Cholil, SH mengatakan bahwa, setelah presiden mencanangkan program ketahanan pangan, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Desa Kepatihan, untuk memantapkan sektor ketahanan pangan.
Tepat jam 14:30 WIB, tampak hadir kunjungan dari Kasat Bimas Polres Sidoarjo, Kompol Yudhi Prasetyo, SH, MH, beserta Jajaranya, beliau meninjau langsung kelokasi tempat tanaman bibit-bibit sayuran, sekaligus meninjau pekarangan rumah warga yang terlihat masih kosong agar bisa dimanfaatkan untuk ditanami sayur sayuran dan palawija,
Kompol, Yudhi Prasetyo, SH, MH, juga mengatakan Program ini termasuk sebagai program unggulan untuk mewujudkan sumber ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan atau pekarangan yang terbengkalai, tidak terurus oleh pemiliknya kan sayang, mending dimanfaatkan untuk menanam sayur sayuran, palawija dengan cara Hidroponik, ujar Kasat.
“Tanaman hidroponik yang dikembangkan dan dikelola secara swadaya oleh warga masyarakat Desa Kepatihan, ini nantinya merupakan implementasi program ketahanan pangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi”, jelasnya.
Sementara itu Kades Kepatihan, H, Rigor Putra Tama mengatakan bahwa, lokasi tanaman hidroponik ini nanti akan disinergikan dengan BUMDes agar lebih memantapkan sisi menejerial sehingga lebih berkembamg, maju pesat, dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan taraf hidup warga masyarakat Kepatihan.
“Tanaman sayuran hidroponik ini multifungsi sebagai bahan kebutuhan pokok sehari-hari. Seperti kebutuhan dapur bagi emak-emak, serta menghasilkan berbagai komoditi sayuran yang sehat. Hasil sayuran hidroponik ini juga tidak kalah dengan sistem konvensional”, Ujar Kades Kepatihan.( joss)









