Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Memilih, TPS 002, Desa Dukuhsari, Usung Tema Nusantara Harmoni Dalam Bhineka Tunggal Ika

- Redaksi

Rabu, 27 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampilan TPS 002, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan

Tampilan TPS 002, Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, Harianjatim.id – Dalam rangka mensukseskan Pilkada Serentak Kabupaten Pasuruan Tahun 2024, kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) Desa Dukuhsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menata Tempat Pemungutan Suara (TPS) senyaman mungkin, untuk menarik minat masyarakat datang untuk mencoblos.

Dengan mengusung tema “Nusantara Harmonis Dalam Bhineka Tunggal Ika”, TPS 002, Desa Dukuhsari membuat tenda seperti tempat pesta hajatan, agar pemilih merasa nyaman untuk datang ke TPS dan mencoblos sesuai pilihannya masing-masing.

Desa Dukuhsari terletak pada sisi timur perbatasan Wonorejo Sukorejo, dengan jumlah DPT 1632 Pemilih, jadi dibagi menjadii tiga TPS, pada Pilkada Serentak Tahun 2024 ini.

TPS 002 berada tepat di samping Balai Desa Dukuhsari , dengan jumlah DPT 563, dikonsep sedemikian rupa sehingga tenda dan petugasnya tampilannya menjadi unik dan menarik.

Ketua KPPS TPS 002 menyampaikan bahwa ini adalah upaya menarik perhatian partisipasi pemilih dengan memberikan tampilan keragaman budaya di Nusantara diantaranya dari daerah Bali, Jawa, sumatra, Sulawesi dengan modifikasi modern, dengan harapan Pemilih yang sudah terdata di DPT sini tertarik untuk mengunjungi TPS 002.

Baca Juga :  Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

“Alhamdulilah usaha yang kami lakukan memberikan masukan yang positif dengan hadirnya 75 % pemilih di TPS 002, hal ini menunjukkan keberhasilan KPPS TPS 002 dalam menarik perhatian pemilih”, tuturnya.

Camat Sukorejo, Yudhianto saat mengunjungi TPS 002 Desa Dukuhsari, mengapresiasi apa yang diupayakan KPPS, ini merupakan salah satu TPS Unik yang ada di Kecamatan Sukorejo.

Pemilih juga cukup antusias, dengan tampilan petugas KPPS mengenakan baju bhinneka tunggal ika dari berbagai daerah di Indonesia, dengan maksud dan tujuan :
1. Menimbulkan rasa nasionalisme bagi penyelenggara pemilukada dan juga masyarakat
2. Menambah daya tarik pemilih untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya sehingga diharapkan tingkat partisipasi pemilih meningkat

Baca Juga :  Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Saat mendampingi Kepala-kepala OPD Kabupaten Pasuruan yang sudah hadir mengunjungi TPS 002 bersama Muspika Kecamatan Sukorejo, tadi beliau menyampaikan merasa cukup senang dan nyaman saat berada di TPS 002 ini, cukup unik dan menarik, ungkapnya. (Red*)

Berita Terkait

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes
Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan
Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar
Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat
DPRD Pasuruan Sahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Dorong Inovasi Meski Anggaran Ketat
Sidak Proyek Koperasi Merah Putih Sebani: GM FKPPI Temukan Banyak Ketimpangan
Warga Desa Ngabar, Kecamatan Kraton Resah, Keluhkan Potongan BLT- DD Oleh Oknum Kasun Sukodani

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:05 WIB

Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:43 WIB

Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:34 WIB

Kota Pasuruan Diguncang Skandal! Ratusan Korban ‘Rekrutmen Bodong’ RSUD Menjerit, Wali Kota Didesak Pasang Badan

Senin, 27 April 2026 - 12:11 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Pemkab Pasuruan & Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Senilai Rp6,39 Miliar

Jumat, 24 April 2026 - 13:45 WIB

Skandal di Balik Gerbang Cheng Hoo: Isu Jual Beli Lapak Rp 40 Juta Mencuat

Berita Terbaru