Pasuruan, Harianjatim.id – Saat ini dampak peredaran narkoba, di Kabupaten Pasuruan, sudah sangat meresahkan masyarakat, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah, mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten.
Pemahaman terkait dampak Penyalahgunaan narkoba sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk menjagai diri sendiri, Keluarga maupun lingkungan dari pengaruh Penyalahgunaan narkotika.
Salah satu upaya pemerintah yaitu melalui sosialisasi-sosialisasi ke desa-desa secara intens, hal tersebut dilakukan untuk menekan peredaran narkotika di masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti halnya yang dilakukan Pemerintah Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, laksanakan giat “Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba”.
Kegiatan Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Dusun Kaliputih, Desa Sumbersuko, yang dihadiri oleh BNN Kabupaten Pasuruan, Polres Pasuruan, Camat Gempol, Jajaran Pemdes Sumbersuko, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT/RW dan Dasa wisma Dusun Kaliputih.
Minggu, 05/05/2024
Kepala Desa Sumbersuko, H. Saiful Ma’arif dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Desa Sumbersuko mendapat predikat Desa Bersinar, di tingkat Desa sendiri, untuk Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, sudah beberapa kali dilaksanakan, bahkan di kantor Desa sudah dibentuk Konselingnya.
“Saya berharap, Desa Sumbersuko, bersih dari pengaruh bahaya peredaran narkoba, dan saya apresiasi kepada instansi terkait, telah difasilitasi sehingga Sosialisasi ini, bisa terlaksana di Dusun Kaliputih”, Ucapnya
H. Arif (sapaan akrabnya), juga menambahkan, dengan terlaksananya Sosialisasi di Dusun ini, dampaknya akan lebih mengena ke lapisan masyarakat paling bawah, ini terbukti para ibu-ibu sangat antusias mengikuti Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, tuturnya.
Selanjutnya, Alvis selaku narasumber dari BNN Kabupaten Pasuruan, dalam sosialisasi tersebut, menjelaskan peran orang tua, sangat penting dalam menjaga keluarganya dari pengaruh narkoba.
“Diperlukan pengetahuan dan pemahaman, bagi orang tua untuk mengetahui jenis-jenis narkoba, efek penggunaan narkoba, dan prilaku anak yang mulai kena pengaruh narkoba, hal ini sangat diperlukan bagi orang tua, agar Keluarga kita terbebas dari pengaruh narkoba “, jelasnya.
Lebih lanjut Narsum, juga menyampaikan bahwa Sosialisasi kali ini, lebih mengedepankan pendekatan, pembinaan dan pencegahan, karena masyarakat yang sudah kena pengaruh narkoba, memerlukan pendekatan dan pembinaan yang lebih, yaitu melalui konseling.
“Ini adalah bentuk upaya dari Pemerintah, untuk menekan dampak dari peredaran narkoba, melalui sosialisasi-sosialisasi agar masyarakat lebih faham dampak dari penyalahgunaan narkoba”, tutupnya. (Red*)









