Terkait Penertiban PKL Depan Pasar Bangil, Begini Penjelasan Kepala UPT. Pasar dan Kepala Pasar Bangil

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Polemik penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sepanjang depan pasar oleh UPT. Pasar Kabupaten Pasuruan dan Kepala Pasar Bangil masih belum menemukan solusi.

Penertiban tersebut berdampak pada ratusan PKL kehilangan mata pencahariannya, karena mulai 24 November 2025 sampai sekarang belum bisa berjualan imbas dari kebijakan tersebut.

Ratusan pedagang kaki lima yang terdampak akan berupaya mencari keadilan, karena ini adalah masalah perut, berjualan merupakan sumber mata pencaharian untuk menafkahi keluarganya. Para PKL berencana akan wadul ke wakil rakyat yaitu DPRD Kabupaten Pasuruan.

Menurut keterangan Kepala UPT. Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan, Iwan Wahyudi saat dikonfirmasi awak media di kantornya menyampaikan bahwa kami hanya menjalankan instruksi Bupati Pasuruan melalui Disperindag, untuk melakukan penertiban kegiatan PKL di depan Pasar Bangil agar disterilkan.

“Saya jelaskan juga, bahwa PKL yang berada di depan Pasar Bangil itu bukanlan bagian dari pedagang pasar dan kami tidak menarik restribusi pada mereka, kami sekedar menjalankan instruksi dari pimpinan”, jelasnya kepada awak media. Senin, 15/12/2025

Baca Juga :  Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Iwan juga menambahkan bahwasanya penertiban tersebut bukannya tidak ada solusi, kami juga sudah berupaya menyediakan lahan untuk mereka jualan, seperti di pasar mangga dan eks terminal lama serta di sepanjang Jl. Apel.

“Kami sudah berupaya untuk merelokasi para pedagang dan sudah kami sampaikan sama mereka bahwa kalau mau berjualan lagi, di pasar mangga, eks terminal atau di sepanjang Jalan Apel”, tuturnya.

Baca Juga :  Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Senada hal tersebut Kepala Pasar Bangil, Nanang juga mengamini apa yang sudah disampaikan Kepala UPT, bahwa penertiban PKL tersebut sesuai dengan instruksi Bupati Pasuruan.

“Memang benar penertiban yang sudah dilakukan itu sudah sesuai dengan instruksi Bupati, dan sesuai dengan Perda Kabupaten Pasuruan No.11 Tahun 2025, Tentang Penataan dan Pembinaan Kegiatan Pedagang Kaki Lima”, ungkapnya. (Red*)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Sindikat ‘Suntik’ LPG Subsidi di Pasuruan Dibongkar, 8 Orang Jadi Tersangka!
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru