Serap Aspirasi Warga Gempol, Ketua DPRD Pasuruan Janji Kawal Masalah Banjir dan Infrastruktur

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Keluhan masyarakat di wilayah Kecamatan Gempol akhirnya sampai langsung ke telinga Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Dalam acara “JAWARA” (Jagongan Bareng Wakil Rakyat) yang digelar di halaman Yayasan Al Hidayat, Desa Bulusari, Minggu (01/02/26), ratusan warga dari berbagai unsur tampak memadati lokasi untuk menyampaikan “uneg-uneg” mereka.

​Kehadiran tokoh lintas sektor mulai dari PC Ansor, pengurus Madin/TPQ, tokoh agama, hingga Karang Taruna menjadikan suasana diskusi berlangsung hangat. Fokus utama warga adalah lambannya penanganan banjir di Gempol serta kondisi infrastruktur jalan yang cepat rusak.

Baca Juga :  Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi

​Subhan, Ketua PAC GP Ansor Gempol, mengkritik penanganan banjir yang dinilai masih parsial. “Pengerukan sudah dilakukan Dinas Sumberdaya Air, tapi saat hujan tetap banjir. Penanganannya belum menyentuh konsep pentahelix,” cetusnya.

​Menanggapi hal itu, Samsul Hidayat mengungkapkan kendala birokrasi yang kerap terjadi di lapangan. Ia menjelaskan bahwa sungai-sungai besar seperti Anak Sungai Wrati dan Sungai Bekacak merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi, bukan daerah.

​”Terkait banjir, kami sudah mendorong pembentukan Satgas Khusus saat Musrenbang. Memang ada kendala koordinasi dengan Provinsi karena status kewenangan sungai, namun kami terus mengupayakan solusi teknis,” tegas politisi PKB tersebut.

Baca Juga :  Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

​Selain isu lingkungan, Samsul juga memaparkan capaian legislasi DPRD yang telah menuntaskan 13 Raperda. Terkait sektor pendidikan non-formal (Madin dan TPQ), ia memastikan meski tahun 2025 anggaran fisik terfokus pada perbaikan SDN dan SMP, pemerintah daerah tetap berkomitmen memberikan insentif bagi para guru ngaji demi kesejahteraan pengajar karakter bangsa. (Red*)

Berita Terkait

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini
Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026
Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026
Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL
Antusiasme Warga Desa Karangturi Terhadap Program PTSL Tahun 2026 Sangat Tinggi.
Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan
Sambut Program PTSL 2026, Warga Desa Ngrupit Ponorogo Antusias Urus Sertifikat Tanah

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:01 WIB

PTSL 2026 Desa Gampingan Kebut Validasi 700 Berkas, Target 1000 Bidang Masuk BPN Juli Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:51 WIB

Kabar Baik Buat Warga Tempursari Malang: 1.500 Bidang Tanah Siap Disertifikasi Lewat PTSL 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:24 WIB

Menuju ‘Desa Lengkap’, Desa Banjarejo Targetkan 1.000 Bidang Tanah Tersertifikasi di PTSL 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:26 WIB

Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:16 WIB

Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Berita Terbaru