Sedekah Bumi Dusun Gutean Purwosari, Gelar Pengajian Umum, Undang KH.M. Musyrifin Amongjiwo M.Pd

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Dalam rangka sedekah bumi atau selamatan Dusun Gutean, Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, menggelar pengajian umum.

Sedekah Bumi Dusun Gutean kali ini mengangkat tema hidupkan kembali budaya jawa sebagai warisan leluhur melalui Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Pengajian Umum dalam rangka Sedekah Bumi Dusun Gutean, dilaksanakan di balai dusun dengan mengundang Pembicara
KH. M. Musyrifin Amongjiwo M.Pd (Kanjeng Raden Haryo Aryo)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan ini, Kades Karangrejo, Asmunib dalam sambutannya menyampaikan bahwa sedekah bumi kali ini, ada momen penting bagi warga Dusun Gutean yaitu melepas Kasun Poni’in karena sudah Purna tugas.

“Saya sangat bangga kepada Pak Kasun Poni’in yang sudah mengabdi selama 20 tahun, dan sudah berjuang demi kemajuan Dusun Gutean, semoga apa yang sudah diperjuangkan Pak Kasun bisa bermanfaat bagi warganya dan akan mendapat pengganti yang lebih baik”, ungkap Kades Karangrejo.

Baca Juga :  Cegah Penyelewengan Dana Desa, PKDI Balongpanggang Gelar Sosialisasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

Selanjutnya dalam ceramah agamanya, KH. M. Musyrifin Amongjiwo menyampaikan bahwa budaya dan syariat adalah dua aspek yang sering berinteraksi dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam konteks agama Islam. Senin, 14/7/2025

“Syariat adalah hukum-hukum agama Islam yang bersumber dari Al-Quran dan Sunnah, sedangkan budaya adalah nilai-nilai, norma, etika dan praktik yang berkembang dalam suatu masyarakat. Ada kalanya budaya selaras dengan syariat, namun ada kalanya terjadi pertentangan. Penting untuk memahami bagaimana Islam menyikapi budaya dan bagaimana seharusnya budaya diselaraskan dengan syariat,” paparnya.

Baca Juga :  Endus Indikasi Kerugian Negara Rp717 Juta, DPD Jatim LSM Penjara Indonesia Duga Proyek Futsal dan PJU di Pasuruan Bermasalah

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa agama dan budaya saling mempengaruhi. Agama dapat memberikan warna pada budaya, sementara budaya dapat memperkaya pemahaman tentang agama.

“Dalam Islam, ada kaidah yang menyatakan bahwa adat atau kebiasaan sebuah masyarakat dapat menjadi acuan hukum, asalkan tidak bertentangan dengan dalil syariat yang jelas,” tambahnya.

KH. Musyrifin juga menyinggung tradisi selamatan yang lekat dengan budaya Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, selamatan adalah tradisi ritual masyarakat Jawa sebagai bentuk rasa syukur atas karunia Tuhan. Sebagai organisasi Islam yang berakar kuat di jawa, NU turut melestarikan tradisi ini.

“Tradisi selamatan dalam NU sering dikaitkan dengan acara-acara seperti tahlilan, syukuran, dan lainnya. Tahlilan, yang merupakan bagian dari selamatan, melibatkan pembacaan kalimat thayyibah seperti tahlil, tahmid, takbir, dan tasbih, serta doa-doa untuk almarhum atau almarhumah,” jelasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Gedung Futsal Desa Karangmenggah Diduga Bermasalah, DPD LSM Penjara Indonesia Laporkan ke Inspektorat

Selain itu, selamatan juga dilakukan sebagai bentuk syukuran atas berbagai peristiwa, seperti kelahiran, pernikahan, atau pembangunan rumah.

“Selamatan merupakan contoh akulturasi budaya Jawa dan Islam, di mana nilai-nilai Islam diintegrasikan ke dalam tradisi lokal,” pungkasnya.

Beliau menekankan bahwa selamatan dalam NU memiliki makna religius, yakni sebagai bentuk ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT, sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Ulama NU membolehkan bahkan menganjurkan selamatan selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam,” tutunya. (Red*)

Berita Terkait

Cegah Penyelewengan Dana Desa, PKDI Balongpanggang Gelar Sosialisasi Tata Kelola Pemerintahan Desa
Endus Indikasi Kerugian Negara Rp717 Juta, DPD Jatim LSM Penjara Indonesia Duga Proyek Futsal dan PJU di Pasuruan Bermasalah
Pembangunan Gedung Futsal Desa Karangmenggah Diduga Bermasalah, DPD LSM Penjara Indonesia Laporkan ke Inspektorat
Duta MAN 2 Gresik Olivia Citra Laura Terpilih Jadi Anggota Paskibraka HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Gresik
Segenap Jajaran Manajemen dan Civitas Hospitalia RSUD Bangil Mengucapkan Dirgahayu RI Ke- 81
Terima Kunjungan DPR RI, Meski Kekurangan SDM, Imigrasi Pasuruan Komitmen Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik
P3MB Dukung Tindak Tegas Oknum Kades, Terkait Temuan Audit Inspektorat dalam Pengelolaan APBDes Bakalan 2025
Pengelolaan APBDes 2025 Desa Bakalan, Tim Audit Inspektorat Temukan Banyak Ketimpangan 

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:07 WIB

Cegah Penyelewengan Dana Desa, PKDI Balongpanggang Gelar Sosialisasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Endus Indikasi Kerugian Negara Rp717 Juta, DPD Jatim LSM Penjara Indonesia Duga Proyek Futsal dan PJU di Pasuruan Bermasalah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Pembangunan Gedung Futsal Desa Karangmenggah Diduga Bermasalah, DPD LSM Penjara Indonesia Laporkan ke Inspektorat

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Duta MAN 2 Gresik Olivia Citra Laura Terpilih Jadi Anggota Paskibraka HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Gresik

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Segenap Jajaran Manajemen dan Civitas Hospitalia RSUD Bangil Mengucapkan Dirgahayu RI Ke- 81

Berita Terbaru