Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga, Pemkab Pasuruan Gelar Sembako Murah Bersama TMMD 2026

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menggelar program sembako murah sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Pasuruan.

Pelaksanaan sembako murah tersebut dirangkaikan dengan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2026, yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan.

Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, baik dari sisi pembangunan infrastruktur desa maupun penguatan ketahanan ekonomi warga.

Program sembako murah menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah dalam merespons fluktuasi harga bahan pokok yang kerap terjadi, khususnya pada komoditas pangan strategis. Melalui kegiatan ini, Pemkab Pasuruan berupaya menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Sejumlah komoditas kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat dapat memperoleh beras SPHP dari Bulog, minyak goreng kemasan, gula pasir kristal putih, bawang merah, bawang putih, serta telur ayam ras segar dengan harga di bawah harga pasar. Seluruh komoditas yang disiapkan merupakan kebutuhan dasar rumah tangga yang paling banyak dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Berdasarkan informasi yang disampaikan Diskop UKM Perindag Kabupaten Pasuruan, penyediaan sembako murah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi daerah.

Pemerintah daerah juga memastikan kualitas komoditas yang dijual tetap terjaga dan layak konsumsi.
Kegiatan sembako murah tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 10–11 Februari 2026. Pelaksanaan dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai, dan dipusatkan di Lapangan Desa Wonosari, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan.

Antusiasme masyarakat diperkirakan cukup tinggi mengingat kebutuhan pokok yang disediakan merupakan barang sehari-hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk datang lebih awal karena jumlah stok sembako yang disiapkan terbatas. Pelayanan akan dilakukan hingga seluruh persediaan habis.

Baca Juga :  Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian harga pangan di tingkat lokal.
Program sembako murah juga diharapkan mampu mendukung keberhasilan pelaksanaan TMMD 2026 dengan menghadirkan dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program serupa sebagai bagian dari kebijakan perlindungan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan, khususnya di tengah dinamika perekonomian dan perubahan harga kebutuhan pokok. (Sa’il)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan
Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT
Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Sengketa Lahan Prasasti Cunggrang Gempol Memanas, Identifikasi BPN Batal Usai Diwarnai Keributan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Infrastruktur Pertanian Diperkuat, Desa Gedog Wetan Manfaatkan BKK Provinsi Jatim 2026 untuk Pembangunan JUT

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru