Lamongan, Harianjatim.id –
Tradisi tasyakuran sedekah bumi yang kental dan mendarah daging di masyarakat, merupakan bentuk wujud rasa syukur kepada Allah SWT, atas limpahan rejeki yang telah dihasilkan bumi untuk masyarakat.
oleh karena itu acara yang sejak turun temurun sudah dilaksanakan oleh para leluhur itu, kini telah menjadi icon dan agenda rutin Warga Dusun Bangkal Desa Rancangkencono, Lamongan Kota, Kabupaten Lamongan, sebagai bentuk rasa hormat kepada para leluhur yang telah mewariskan tradisi tersebut.
Karena merupakan agenda rutin tahunan dan begitu sakralnya, acara sedekah bumi yang digelar pada Hari Jumat, (13/9/2024) yang bertempat Di Pesarehan Mbah Bangkal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara tersebut di hadiri oleh Bupatii Lamongan beserta Forkopimcam juga seluruh lembaga desa dan Pemdes, disamping sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan untuk lebih mengindahkan nilai leluhur juga sebagai bentuk rasa cintanya pada warga Bangkal, Bupati dan Pemdes bersinergi untuk menggelar acara tasyakuran dan sedekah bumi.
Panitia acara tersebut menghadirkan seni Karawitan Sri Asih dari Jombang dan juga Wayang Kulit semalam suntuk yang langsung di pimpin oleh Ki Seno Aji dari Trowulan Mojokerto
Dalam acara tersebut Bupati hadir lebih awal dengan mengadakan ritual pelepasan gunungan dari Dusun Bangkal yang di ikuti oleh seluruh masyarakat beserta Pokmas dan toga yang ada di Desa Rancangkencono.
Dalam sambutanya Bupati mengajak kepada semua elemen masyarakat agar agenda acara seperti ini di lestarikan, karena acara sedekah bumi merupakan warisan budaya para leluhur yang bisa mempersatukan juga menjalin rasa kasih sayang diantara sesama.
“Sehingga bisa menumbuhkan karakter kegotong – royongan yang telah mendarah daging di hati kita semua, oleh karena itu mari Kita budayakan haul dan sedekah deso ini agar desa yang Kita tempati menjadi desa yang makmur, sejahtera dan dijauhkan dari musibah, sehingga Dusun Bangkal Desa Rancangkencono kedepan menjadi dusun dan desa yang, Baldhatun Thoyibatun Warobbun Ghofur,” tuturnya.
Sementara itu Dedi Sumantri, S Pd, selaku Kades Rancangkencono turut memberikan apresiasi yang sangat mendalam tentang apa yang telah dilakukan warga Dusun Bangkal, karena tanpa adanya kerja sama yang kuat dan sehati dari seluruh lapisan masyarakat mustahil acara tasyakuran dan haul ini bisa terlaksana dengan baik.
“Semoga dengan niat yang tulus dari seluruh masyarakat, yang telah rela untuk menyumbangkan tenaga, fikiran juga menyisihkan sebagian hasil kerja yang berupa kambing 10 ekor dan hasil buminya untuk terselenggaranya acara ini, harapan Kami kedepan agar lebih ditingkatkan dan bisa membawa Dusun Bangkal menjadi lebih sayuk, lebih rukun dan lebih sejahtera,” tutupnya. (Win)









