Heboh..!! Sejumlah Penonton Histeris Saat Peserta Gelar Aksi Theatrikal Perjuangan, Pada Karnaval di Desa Wedoro

- Redaksi

Senin, 23 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah peserta dari Dusun Sentir, dengan memakai baju adat, ikut memeriahkan pada Karnaval di Desa Wedoro, Pandaan ((dok. Harianjatim.id)

Salah peserta dari Dusun Sentir, dengan memakai baju adat, ikut memeriahkan pada Karnaval di Desa Wedoro, Pandaan ((dok. Harianjatim.id)

Pasuruan, Harianjatim.id – Dalam rangka memeriahkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dan Menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1095, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menggelar Karnaval.

Perayaan karnaval di Desa wedoro berlangsung cukup meriah, dengan mengusung tema Perjuangan dan Adat Istiadat. Minggu, 22 September 2024

Salah satunya Dusun Sentir, peserta memakai beberapa baju adat dan menampilkan drama theaterikal perjuangan, yang begitu epic sehingga mendapatkan standing applause dari para penonton.

Juri lomba Karnaval Pak minto, dari sanggar Wahyu Ginurit, Dusun Sukun, Kecamatan pandaan menyatakan bahwa penilian kali ini berdasarkan beberapa kategori, yang pertama tema perjuangan, Kedua Baju Adat, Ketiga Kretifitas Peserta.

“Team juri akan melakukan penilaian Temanya harus tepat, unsur adat istiadat, dan kreatifitas peserta, adanya aksi theatrikal perjuangan dan baju adat ini, sudah sesuai dengan penyelenggaraan Karnaval di Deaa Wedoro,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sambut Program PTSL 2026, Warga Desa Ngrupit Ponorogo Antusias Urus Sertifikat Tanah

Senada hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat dari Dusun Sentir, Desa Wedoro, Sugeng Prayitno (46 tahun), saat ini pelaksanaan Karnaval, yang sudah ada, lebih nenonjolkan kemeriahan musiknya aja, akhirnya tema perjuangan dan budaya tersingkirkan oleh kemeriahan musik Horeegg.

“Pentingnya Karnaval bertemakan perjuangan bangsa Indonesia ini, agar kita semua bisa mengingat kembali bahwa, para pejuang dahulu tidaklah mudah dalam memperjuangkan Kemerdekaan negara kita ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan

Perayaan Karnaval di Desa wedoro berlangsung meriah dan sukses, aksi theaterikal peserta karnaval membuat para penonton terharu, para penonton standing applause, serta ada beberapa dari penonton histeris,  terharu menangis melihat theaterikal dalam pelaksanaan Karnaval di Desa Wadoro. (Din/ red*)

Berita Terkait

Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’
Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL
Antusiasme Warga Desa Karangturi Terhadap Program PTSL Tahun 2026 Sangat Tinggi.
Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan
Sambut Program PTSL 2026, Warga Desa Ngrupit Ponorogo Antusias Urus Sertifikat Tanah
Akhiri Stagnasi 2,5 Tahun, DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Sahkan Tiga Raperda Non-APBD 2026
Diduga SPJ Jembatan Fiktif, Warga Bakalan Purwosari Resmi Laporkan Pemdes ke Polisi
Lestarikan Tradisi Leluhur, Warga Manyarsari Mojokerto Gelar Sedekah Bumi dan Luncurkan Kopdes

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:26 WIB

Bedah Infrastruktur Pasuruan, Potret.net Hadirkan Komisi III DPRD dalam Podcast Eksklusif ‘Jawara’

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:16 WIB

Sasar 1.200 Bidang Tanah, Desa Masaran Munjungan Targetkan Jadi ‘Desa Lengkap’ PTSL

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:06 WIB

Antusiasme Warga Desa Karangturi Terhadap Program PTSL Tahun 2026 Sangat Tinggi.

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:48 WIB

Realisasi PTSL 2026 Desa Craken Trenggalek Capai 600 Bidang Tanah pada Tahap Pemberkasan

Senin, 18 Mei 2026 - 20:53 WIB

Akhiri Stagnasi 2,5 Tahun, DPRD Kabupaten Pasuruan Resmi Sahkan Tiga Raperda Non-APBD 2026

Berita Terbaru