Pasuruan, Harianjatim.id – Dalam rangka memeriahkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 dan Menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1095, Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menggelar Karnaval.
Perayaan karnaval di Desa wedoro berlangsung cukup meriah, dengan mengusung tema Perjuangan dan Adat Istiadat. Minggu, 22 September 2024
Salah satunya Dusun Sentir, peserta memakai beberapa baju adat dan menampilkan drama theaterikal perjuangan, yang begitu epic sehingga mendapatkan standing applause dari para penonton.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Juri lomba Karnaval Pak minto, dari sanggar Wahyu Ginurit, Dusun Sukun, Kecamatan pandaan menyatakan bahwa penilian kali ini berdasarkan beberapa kategori, yang pertama tema perjuangan, Kedua Baju Adat, Ketiga Kretifitas Peserta.
“Team juri akan melakukan penilaian Temanya harus tepat, unsur adat istiadat, dan kreatifitas peserta, adanya aksi theatrikal perjuangan dan baju adat ini, sudah sesuai dengan penyelenggaraan Karnaval di Deaa Wedoro,” ungkapnya.
Senada hal tersebut, salah satu tokoh masyarakat dari Dusun Sentir, Desa Wedoro, Sugeng Prayitno (46 tahun), saat ini pelaksanaan Karnaval, yang sudah ada, lebih nenonjolkan kemeriahan musiknya aja, akhirnya tema perjuangan dan budaya tersingkirkan oleh kemeriahan musik Horeegg.
“Pentingnya Karnaval bertemakan perjuangan bangsa Indonesia ini, agar kita semua bisa mengingat kembali bahwa, para pejuang dahulu tidaklah mudah dalam memperjuangkan Kemerdekaan negara kita ini,” ujarnya.
Perayaan Karnaval di Desa wedoro berlangsung meriah dan sukses, aksi theaterikal peserta karnaval membuat para penonton terharu, para penonton standing applause, serta ada beberapa dari penonton histeris, terharu menangis melihat theaterikal dalam pelaksanaan Karnaval di Desa Wadoro. (Din/ red*)









