Polisi Ambil Langkah Tegas, Terhadap Suporter Yang Rusak Fasilitas Usai Laga AKD Cup Tosari

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, Harianjatim.id – Kericuhan terjadi usai pertandingan turnamen sepak bola AKD Cup 2025 di Lapangan Ledok Sari, Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (1/10/2025) sore.

Sejumlah suporter merusak fasilitas pertandingan setelah timnya kalah dalam adu penalti. Pertandingan mempertemukan tim Dewana Ngadiwono melawan tim The Muse Tosari.

Laga dimenangkan The Muse lewat drama adu penalti. Seusai pertandingan, suporter Dewana Ngadiwono memasuki lapangan, mengambil sejumlah banner, merobohkan dua gawang, merusak tenda sponsor, papan skor, lalu membakarnya di tengah lapangan dengan menggunakan bensin.

Kapolsek Tosari AKP Agus Purnomo menegaskan polisi akan menindak tegas aksi pengrusakan tersebut. “Polisi akan melaksanakan penegakan hukum atas kejadian pengrusakan fasilitas pertandingan sepak bola di Tosari,” ujarnya.

Baca Juga :  Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan

Barang bukti berupa dua gawang yang terbakar, sisa jaring, rangka tenda sponsor, banner sponsor, serta rekaman kejadian dan CCTV telah diamankan pihak kepolisian. Polisi juga telah menerima laporan dari panitia dan akan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasuruan untuk menindaklanjuti kasus ini.

Sebagai langkah antisipasi, pertandingan AKD Cup 2025 untuk sementara dihentikan selama satu minggu. “Pertandingan akan dilebur dulu sampai situasi benar-benar aman, baru dilanjutkan ke babak selanjutnya,” kata Agus Purnomo.

Baca Juga :  BEM Pasuruan Raya Gelar Demo di Polres Pasuruan, Desak Propam Polda Jatim Transparan, Terkait Kasus Kematian Widi

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mendukung langkah tegas jajarannya. “Keamanan adalah harga mati. Tidak boleh ada aksi anarkis di lapangan,” tegasnya. (hum/red*)

Berita Terkait

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres
Endus Indikasi Kerugian Negara Rp717 Juta, DPD Jatim LSM Penjara Indonesia Duga Proyek Futsal dan PJU di Pasuruan Bermasalah
Peduli Kebakaran Hutan Wilayah Tahura, Jhon Dilla Tokoh Pemuda Asal Tambaksari Bersama BPBD, Bergerak Bantu Padamkan Api
BEM Pasuruan Raya Gelar Demo di Polres Pasuruan, Desak Propam Polda Jatim Transparan, Terkait Kasus Kematian Widi
Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan
PKDI Mojokerto Tundukkan PKDI Gresik 3-2 di Laga Big Match 12 Besar PKDI CUP II 2026 Jawa Timur
Polres Pasuruan Gulung 7 Gangster Begal dan Pembuat Onar, Pada Malam Mencekam Jalur Surabaya-Malam
Penolakan Rumah Ibadah GKJW di Bangil, Aktivis dan Praktisi Hukum Ingatkan Sanksi Pidana Diskriminasi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 07:43 WIB

Isu ‘Pengondisian’ Kasus Narkoba Rp.50 Juta Mencuat di Pasuruan, Kades Gerbo Ikut Datangi Polres

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Endus Indikasi Kerugian Negara Rp717 Juta, DPD Jatim LSM Penjara Indonesia Duga Proyek Futsal dan PJU di Pasuruan Bermasalah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Peduli Kebakaran Hutan Wilayah Tahura, Jhon Dilla Tokoh Pemuda Asal Tambaksari Bersama BPBD, Bergerak Bantu Padamkan Api

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:30 WIB

BEM Pasuruan Raya Gelar Demo di Polres Pasuruan, Desak Propam Polda Jatim Transparan, Terkait Kasus Kematian Widi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:03 WIB

Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Jual Beli Tanah di Pekoren Lambat, Pengacara Pelapor Nilai Penyidik Tidak Transparan

Berita Terbaru