Pasuruan, Harianjatim.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pasuruan Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRD setempat, Senin (30/03/2026).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Syamsul Hidayat, ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua BPD, Ketua Dharma Wanita, tokoh agama, pimpinan partai politik, hingga tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Syamsul Hidayat menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah sesuai amanat UU Nomor 9 Tahun 2015. Ia memandang momen ini sebagai jembatan sinergitas antara eksekutif dan legislatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
”LKPJ 2025 adalah wahana penilaian sekaligus upaya perbaikan kinerja ke depan. Progres yang disampaikan mencerminkan komitmen bersama dalam menjawab aspirasi masyarakat yang telah kita tuangkan dalam APBD 2025,” ujar Samsul.
Fokus Pembangunan dan Capaian Makro
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, memaparkan bahwa substansi LKPJ 2025 mencakup hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan, kebijakan strategis, hingga tindak lanjut rekomendasi DPRD. Pada tahun pertama kepemimpinannya, Rusdi menetapkan arah kebijakan pada peningkatan kualitas SDM dan daya saing daerah guna mendukung transformasi ekonomi inklusif.
”Tema tersebut kami jabarkan ke dalam empat prioritas utama: pelayanan dasar, ketahanan sosial ekonomi, daya saing berbasis potensi lokal, serta tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (e-goverment),” jelas Rusdi.
Paparan data makro menunjukkan tren positif bagi Kabupaten Pasuruan sepanjang tahun 2025, di antaranya:
- Pertumbuhan Ekonomi: Naik menjadi 5,66% (meningkat 0,32 dari tahun sebelumnya).
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat 0,91 persen menjadi 73,02.
- Angka Kemiskinan: Berhasil ditekan dari 8,69% (2024) menjadi 8,21% (2025).
- Kesehatan & Pendidikan: Umur Harapan Hidup naik menjadi 74,81 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah meningkat menjadi 7,47 tahun.
Banjir Penghargaan Nasional
Tak hanya unggul di angka statistik, Pemkab Pasuruan juga memanen berbagai apresiasi tingkat nasional. Sepanjang tahun anggaran 2025, sejumlah prestasi berhasil diraih, antara lain Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Innovative Government Award (IGA) dari Kemendagri, hingga penghargaan daerah dengan literasi keuangan terbaik dari OJK.
Prestasi lainnya mencakup Surya Awards dari Kemenkop, Adiwiyata Nasional dan Mandiri, serta penghargaan Pasar Tertib Ukur dari Kementerian Perdagangan.
”Penghargaan memang bukan tujuan akhir, namun menjadi penyemangat bagi kami untuk berkarya lebih baik lagi demi mewujudkan visi Kabupaten Pasuruan yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegas Rusdi.
Menutup laporannya, Bupati Rusdi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD yang terus bersinergi harmonis dengan pemerintah daerah. (Red)









