Plt. Kepala Sekolah SDN Juwet Kenongo Porong Dituntut Mundur, Oleh Wali Murid

- Redaksi

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Demo Wali murid, SDN Juwet Kenongo, Tuntut Plt. Kepala Sekolah Mundur (Dok.Harianjatim.id)

Aksi Demo Wali murid, SDN Juwet Kenongo, Tuntut Plt. Kepala Sekolah Mundur (Dok.Harianjatim.id)

Sidoarjo, Harianjatim.id — Puluhan wali murid yang didominasi oleh emak emak, wali murid SD Negeri Juwet Kenongo, Kec Porong, Kabupaten Sidoarjo, menggelar aksi demo, menuntut agar kepala sekolah untuk mundur. Karena kebijakannya dinilai banyak yang merugikan orang tua siswa / wali murid.

Mereka menggelar aksi demo di halaman sekolah, dengan membentangkan poster bertuliskan “Kami Menolak Ibu Sayyidatul Uyun Kepsek SDN Juwet Kenongo” termasuk juga ada “Stop Pungli Berkedok Infaq”, serta menirakkan yel-yel agar tuntuannya diterima  oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo. Selasa (17/9/2024) pagi.

Pantauan di lokasi bahwa wali murid yang mayoritas emak-emak tersebut, datang di sekolah sejak pagi sekitar pukuli 06.30 WIB. Mereka sempat memblokade gerbang sekolah, dan meliburkan siswa-siswi yang akan masuk sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayu Wijaya selaku Ketua Komite SD Negeri Juwet Kenonggo Kecamatan Porong mengatakan bahwa hari ini para wali murid SD Negeri Juwet Kenonggo, menggelar aksi demo menuntut kepala sekolah mundur dari jabatannya. “Aksi demo para wali murid ini menuntut kepala sekolah SD Negeri Juwet Kenonggo mundur dari jabatannya,” kata Bayu di lokasi.

Baca Juga :  Terkait Polemik Lahan Prasasti Cunggrang, Dua Kubu Bentrok, Korban Lapor Polisi

Bayu menjelaskan, karena apa yang menjadi kebijakan kepala sekolah itu memberatkan wali murid. Diantaranya biaya rencana pentas seni dan rekreasi untuk siswa-siswi kelas VI, serta iuran infaq untuk pembangunan kanovi di sekolah.

“Sebenarnya rancangan biaya itu sudah dimusyawarahkan ke wali murid. Namun pada saat itu wali murid tidak setuju dengan biaya yang dibebankan ke wli murid,itu, namun pihak kepala sekolah masih bersikukuh bahwa itu kewajiban wali murid,” jelas Bayu

Ia menambahkan, kepala sekolah SDN Juwet Kenonggo ini baru mulai menjabat 1 Agustus 2024, statusnya masih Plt. Namun yang bersangkutan berani melakukan hal-hal yang tidak disetujui oleh wali murid. “Bahkan pernah membawa keluar dari sekolahan 5 meja komputer, karena mendapatkan protes dari wali murid meja tersebut dikembalikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS

“Selain itu ada kabar melakukan pemotongan gaji guru honorer,  dan membebankan setiap siswa-siswi setiap hari Jumat membayar iuran infaq sebesar Rp 10 ribu, kebijakan-kebijakan tersebut sangat memberatkan wali murid,” terang Bayu.

Akhirnya mereka ditenangkan oleh Kabid Mutu Dinas Pendidikan Sidoarjo, Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd dengan tegas mengatakan kalau pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo telah mendapatkan laporan terkait apa yang telah dilakukan oleh Plt kepala sekolah.

“Dari laporan tersebut memang ada kesalahan yang dilakukan oleh kepala sekolah. Namun kami juga menanggapi aspirasi para wali murid. Yang jelas aspirasi mereka dikabulkan,” kata Netti.

Netti menambahkan, bahwa semua kebijakan apapun jenisnya pungutan yang dilakukan di sekolah semua tidak dibenarkan serta dibatalkan. Sementara itu dengan adanya kabar menjual aset sekolah itu tidak benar. Semua aset sudah di kembali ke sekolah lagi. “Secara kedinasan bahwa Kepala Sekolah SD Negeri Juwet Kenonggo mulai hari Senin (16/9/2024) sudah menyampaikan pengunduran diri menjadi kepala sekolah,” imbuh Netti.

Baca Juga :  Dinilai Gagal Berantas Premanisme di PIER, PMII Pasuruan Kawal Laporan Korban Pengeroyokan ke Polda Jatim

“Kami mengharapkan mulai besuk siswa-siswi harus kembali bersekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kalau terus diliburkan seperti ini, itu sangat” merugikan sekali buat siswa – siswi,” harapnya.

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Dr. Tirto Adi,M.Pd juga menegaskan kami sudah menerima surat penguduran diri dari Plt Kepala SDN Juwet Kenongo.

“Kami sudah melakukan gerak cepat untuk segera mengisi Plt SDN yang baru, yang lebih bijaksana, agar anak-anak segera bisa belajar dengan tenang lagi,” tegas Tirto Adi. ( Joss ).

Berita Terkait

Dinilai Gagal Berantas Premanisme di PIER, PMII Pasuruan Kawal Laporan Korban Pengeroyokan ke Polda Jatim
Terkait Polemik Lahan Prasasti Cunggrang, Dua Kubu Bentrok, Korban Lapor Polisi
Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS
KIPAN Kota Pasuruan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Perang Lawan Narkoba
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
DPC LIN Pasuruan Sentil Aksi ‘JN Soal Tambang Gunungsari: “Bukan APH, Jangan Buat Kegaduhan!”
Lamban Ditangani, Kuasa Hukum Erwin Djohan Desak Kapolres Gelar Perkara Khusus Kasus Penyerobotan Lahan di Pandaan
Anniversary 7 Tahun LumbungBerita.id: Mantapkan Legalitas, Rambah Bisnis EO, dan Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Dinilai Gagal Berantas Premanisme di PIER, PMII Pasuruan Kawal Laporan Korban Pengeroyokan ke Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Terkait Polemik Lahan Prasasti Cunggrang, Dua Kubu Bentrok, Korban Lapor Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Bau Busuk & Air Menghitam Sebulan Penuh, Forum DAS Wrati Tagih Janji Nyata Pemkab dan BBWS

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:06 WIB

KIPAN Kota Pasuruan Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Perang Lawan Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Berita Terbaru