Semarak Sedekah Bumi 2025 di Dusun Pakupari, Mojotengah,  Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya

- Redaksi

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik, HarianJatim.id -Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan menyelimuti Dusun Pakupari, Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Pada malam pelaksanaan Tasyakuran Sedekah Bumi pada Hari Minggu, 5 Oktober 2025.

Acara sakral tahunan yang mengusung tema “Gemah Ripah Loh Jinawi, Dengan Sedekah Bumi,  Jadikan Diri Kita Ahli Bersyukur”, ini berlangsung meriah, tertib, dan sarat makna spiritual serta budaya.

Sedekah Bumi menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meneguhkan rasa syukur atas limpahan rezeki, kesuburan tanah, dan hasil bumi yang melimpah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan penuh Pemerintah Desa Mojotengah di bawah kepemimpinan Kedes Suharsono, yang turut hadir dan memberikan sambutan hangat kepada seluruh warga.

Dalam sambutannya, Kades Mojotengah, Suharsono menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat semangat gotong royong antar warga.

Baca Juga :  Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo

“Sedekah Bumi bukan sekadar ritual tahunan, tetapi refleksi dari rasa syukur dan kesadaran Kita bahwa alam adalah sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Mari Kita rawat kebersamaan ini, jaga desa kita agar tetap aman, makmur, dan berlimpah berkah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme Warga Dusun Pakupari yang berperan aktif dalam seluruh rangkaian acara, mulai dari persiapan, doa bersama, hingga hiburan rakyat.

“Semangat warga luar biasa. Inilah yang membuat Desa Mojotengah semakin maju dan tetap lestari dalam budaya,” tambahnya.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dilanjutkan pembacaan tahlil dan istighotsah sebagai ungkapan syukur dan doa keselamatan bagi seluruh warga. Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan Paguyuban Campursari “Nawa Laras” dari Wilayah Benjeng, Gresik.

Baca Juga :  Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht

Warga Dusun Pakupari sangat antusias menyambut acara ini, terlebih karena hiburan yang disajikan dinilai sangat menghibur dan mempererat kebersamaan. Jalanan utama dusun dipadati masyarakat dari berbagai penjuru desa yang ingin menyaksikan langsung pentas panggung sedekah bumi, yang menjadi pusat perhatian malam itu.

Acara ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara warga, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Semangat gotong royong tampak nyata sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Warga turut berpartisipasi dalam berbagai peran mulai dari dekorasi, konsumsi, hingga pengamanan acara.

Ketua panitia Sugatno, bersama Kepala Dusun Ainur Rofik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, termasuk pemuda Karang Taruna, Ibu PKK, tokoh agama, serta perangkat desa.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

“Acara ini bukan hanya simbol adat, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan. Dengan kebersamaan, semua terasa lebih ringan. Inilah kekuatan sejati masyarakat Desa Mojotengah,” ujar salah satu panitia.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Dusun Pakupari berharap agar hasil panen semakin melimpah, lingkungan tetap subur, dan kehidupan masyarakat semakin sejahtera. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus melestarikan tradisi budaya ini sebagai bagian dari identitas dan warisan leluhur yang harus dijaga oleh generasi muda.

“Mari kita jadikan Sedekah Bumi ini bukan hanya seremoni, tetapi sebagai momentum menanam nilai syukur, memperkuat kebersamaan, dan menjaga harmoni antara manusia dan alam. Dengan bersyukur, insyaallah Desa Mojotengah akan senantiasa ‘Gemah Ripah Lohjinaw”, tutupnya.  (Win)

Berita Terkait

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga
Viral Keluhan Petugas Saat Amankan Aksi, BEM STIH ZAHA Tuntut Evaluasi Total Satpol PP Probolinggo
Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi
Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht
Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan
Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh
Program IRPOM Desa Tembelang Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Petani Dusun Ngampel Optimistis Tingkatkan Hasil Panen
Pelantikan Azizul Ahmad Terpilih Sebagai Kepala Kewilayahan Dusun Randupitu Oleh Kepala Desa Randupitu Gempol

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Pemdes Pulerejo Bangun Drainase melalui Program BKK Jatim 2026, Dukung Aktivitas Pertanian Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Dugaan Perselingkuhan Kades Duyung Trawas dan Penyanyi Inisial Fr Disorot, Tim Investigasi Kirim Surat Konfirmasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Kejari Pasuruan Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ribuan Pil Koplo dari Puluhan Perkara Inkracht

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Mangkir saat Audiensi, Mahasiswa BEMPAS & PMII Ancam Turun Jalan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kecewa Tak Ditemui Gubernur, Aksi Ratusan Mahasiswa Bawean di Depan Pemprov Jatim, Berujung Ricuh

Berita Terbaru